BATAM TERKINI

Kasus Penimbunan BBM Subsidi di Batam, Anggota DPRD Minta Jangan Dipetieskan

Anggota Komisi I DPRD Kota Batam Tohap Erikson Pasaribu desak Kadisperindag segera melanjutkan kasus penimbunan BBM subsidi di Sagulung

Kasus Penimbunan BBM Subsidi di Batam, Anggota DPRD Minta Jangan Dipetieskan
TRIBUNBATAM.ID/ISTIMEWA
Penggerebekan gudang penimbun solar di Sagulung, Batam, Rabu (11/12/2019) 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam mengamankan 3 ton solar di Sagulung, Desember lalu. Tepatnya di belakang bengkel mobil di kawasan Kaveling Bukit Melati, Kelurahan Sei Pelunggut, Kecamatan Sagulung, Batam, Kepulauan Riau, Rabu (11/12/2019).

Namun hingga kini, belum diketahui kejelasan kasus tersebut.

Anggota Komisi I DPRD Kota Batam yang membidangi hukum dan pemerintahan, Tohap Erikson Pasaribu mendesak Kepala Disperindag Batam, Gustian Riau untuk segera melanjutkan kasus itu.






"Kami mohon jangan dipetieskan. Lanjutkan untuk efek jera terhadap pelaku. Karena Bahan Bakar Minyak (BBM) itu hajat hidup orang banyak. Jangan sampai, hanya segelintir orang yang menikmati.

Kalau hanya diamankan atau ditangkaplah namanya itu lalu tak ada lanjutannya, sama saja. Besok juga bisa dilakukan orang lain," ujar politisi Partai PDI-Perjuangan itu.

Dikonfirmasi Tribun, Gustian belum memberikan jawabannya. Pesan singkat yang dikirim ke ponselnya juga belum ada balasan.

CATAT! Pertamina Buka Pendaftaran Fuel Card Untuk Isi Solar Subsidi di Batam, Ini Lokasinya

BBM di Indonesia Resmi Turun, Ini Harga di 34 Provinsi Mulai Pertalite, Pertamax, Dexlite, dan Solar

Diberitakan sebelumnya, tim Disperindag Batam melakukan kunjungan dadakan ke sebuah lokasi penimbunan solar berkedok bengkel berdasarkan informasi dari masyarakat.

Dalam pengamanan tersebut, kurang lebih 3 ton solar terdapat dalam 3 tangki bermuatan 900 liter dan ditambah 1 drum berisi 200 liter solar subsidi.

Gustian mengatakan pihaknya telah mengamankan 3 ton solar dan 2 unit mobil angkutan umum yang tangki BBM-nya telah dimodifikasi.

"Selain dua mobil dan barang bukti minyak tadi, kami juga bawa satu penjaga gudang untuk dimintai keterangan," kata Gustian, Rabu (11/12/2019).

Dari keterangan sementara penjaga gudang yang diamankan, ia mengaku bahwa gudang minyak berkedok bengkel mobil itu milik Erwin.

Erwin ini diketahui tinggal di sekitar Barelang dan Erwinlah yang mengkoordinir semua angkot-angkot bertangki modifikasi untuk mengambil solar di SPBU subsidi.

"Praktiknya (modus mengambil solar dari SPBU) seperti apa akan kami dalami. Karena setahu kami angkot membeli solar pakai kartu Brizzi yang dibatasi kapasitas pembelian perhari," jelasnya.

Terkait bagaimana prosesi angkutan ini bisa mendapatkan kuota solar lebih dari yang telah ditetapkan, pihaknya masih terus mendalami dengan pihak-pihak terkait.

"Saat ini barang bukti sudah diamankan dan dibawa ke Kantor Metrologi, Batam Center. Proses ini akan dilanjutkan dengan pemeriksaan bersama Pertamina dan pihak-pihak terkait," pungkasnya.

Fakta Baru Penggerebekan Gudang Penimbun BBM di Batam

Halaman
1234
Penulis: Leo Halawa
Editor: Dewi Haryati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved