BATAM TERKINI

Pasien RSUD Batam Keluhkan Suara Musik Dari Pujasera, Camat Ngaku Sudah Kirim Surat Cinta

Mengenai keluhan warga, Camat Batuaji Ridwan mengatakan, pihaknya sudah berulang kali mengirimkan surat peringatan.

Pasien RSUD Batam Keluhkan Suara Musik Dari Pujasera, Camat Ngaku Sudah Kirim Surat Cinta
TRIBUNBATAM.ID/IAN SITANGGANG
Gambar Pujasera yang ada di belakang RSUD EF Batam 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Keluarga pasien rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah Embung Fatimah (RSUD EF), Batuaji Batam, mengeluhkan suara musik dari pujasera yang berada di belakang ruang rawat inap RSUD EF.

Pasalnya suara musik dari pujasera itu terdengar cukup kencang dan beroperasi hingga dini hari.

Hal ini dirasakan sangat menganggu waktu istirahat pasien.






Seperti yang dialami Ali. Saat itu dia sedang menemani anggota keluarganya yang sedang menjalani rawat inap di RSUD EF. 

Meski tidak berada di ruang lantai 1, tetap saja suara musik dari pujasera itu terdengar sampai ke kamar tempat keluarganya dirawat inap.

"Di lantai tiga kebetulan tempat rawat inap anak. Jadi suara musiknya sangat kencang, padahal sudah lewat pukul 00.00 Wib," kata Ali, Rabu (8/1/2020).

RSUD EF Tangani 60 Kasus DBD Sepanjang 2019, Warga Diimbau Tetap Waspada DBD

SELAIN Disdukcapil Batam, RSUD Embung Fatimah Juga Didatangi Tim Saber Pungli Polresta Barelang

Ia mengatakan, bukan hanya suara musik dari pujasera hingga dini hari yang dirasa mengganggu. Tetapi ada juga orang menyanyi dan suaranya sangat kencang.

Mengenai keluhan warga tersebut, Camat Batuaji Ridwan mengatakan, pihaknya sudah berulang kali mengirimkan surat peringatan.

"Kita juga sudah panggil pengelola pujasera tersebut. Mereka mengecilkan suara musiknya, tetapi hanya beberapa minggu saja, setelah itu kumat lagi," kata Ridwan.

Ridwan mengatakan selain memberikan surat peringatan, pihak kecamatan juga sudah melayangkan surat ke Satpol PP Kota Batam, untuk melakukan penertiban. Namun hingga saat ini belum ada tanggapan.

"Jadi untuk pujasera itu sudah kita serahkan ke Satpol PP. Mereka nanti yang akan melakukan penindakan. Kita hanya sebatas peringatan," kata Ridwan.

(Tribunbatam.id/Ian Sitanggang)

Penulis: Ian Pertanian
Editor: Dewi Haryati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved