Pria Ini Bunuh Orang Gara-gara Tak Terima Dilihat, Sempat Mabuk Sebelum Membunuh

Warga Dusun Seberang Jaya, Kecamatan Bathin II Pelayang itu mengaku baru menenggak enam botol minuman keras pada tengah malam itu. Informasi itu diboc

Pria Ini Bunuh Orang Gara-gara Tak Terima Dilihat, Sempat Mabuk Sebelum Membunuh
TribunWow.com/Rusintha Mahayu
Ilustrasi Pembunuhan 

TRIBUNBATAM.id - Cuma karena tidak terima dipandangi, seorang Pria nekat melakukan pembunuhan.

Pengakuan Heri (38), terdakwa pembunuhan dalam sidang pemeriksaan terdakwa di Pengadilan Negeri Muara Bungo mengungkap penyebab kematian Musni.

Warga Dusun Seberang Jaya, Kecamatan Bathin II Pelayang itu mengaku baru menenggak enam botol minuman keras pada tengah malam itu. Informasi itu dibocorkan oleh JPU Kejaksaan Negeri Bungo, Anggi Anggala.

Hal itu tidak ditampik terdakwa. Dia mengaku mengoplos minuman keras dari dua jenis berbeda.
"Awak (saya) baru minum enam botol malam itu. Tiga botol bir, tiga botol asoka. Mabuk awak, Pak," akunya.
Karena itulah, dia melakukan tindakan nekat tersebut.

 

Peristiwa bermula ketika terdakwa melintas di antara beberapa warga yang tengah berkumpul, Senin (16/9/2019) dini hari, sekitar pukul 02.00 WIB. Dia mengaku tidak senang melihat korban saat dia melaju dengan sepeda motornya.

"Awak (saya) dari Dusun Seberang Jaya, mau ke Dusun Peninjau pakai motor. Ada dia (korban) lagi duduk-duduk," katanya, mulai menjelaskan.

"Awak berhenti depan dia. Awak turun dari motor, awak panggil, 'siko (sini) dulu, kawan! Ngapo nengok-nengok macam itu?'" lanjut Heri.

Korban, Musni (40) meresponnya dengan bertanya keinginan terdakwa. Terdakwa yang dalam keadaan mabuk langsung menantang duel. Keduanya sempat terlibat perkelahian, sampai terdakwa terpojok dengan posisi di bawah.

"Dia rebahkan awak. Awak pegang pinggangnya, ada pisau. Awak tarik bae. Awak tusuklah dua kali," Heri mengakui.

Dia mengaku tidak tahu ke arah mana tusukan itu menancap di badan korban. Kondisi sangat gelap pada pukul 02.00 WIB dini hari.

Keduanya dipisahkan, tapi terdakwa mengaku tidak tahu siapa yang melerai. Setelah menusuk korban, terdakwa langsung menyerahkan diri ke Polsek Pelayang. Heri baru mengetahui kondisi korban meninggal dunia keesokan harinya.

Halaman
12
Editor: Eko Setiawan
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved