Ikan Dingkis Paling Dicari Jelang Imlek, Ekspor ke Singapura Capai 7 Ton per Hari

Kota Batam mengekspor cukup banyak ikan dingkis keluar negeri seperti Singapura, jumlahnya mencapai 7 ton per hari

Ikan Dingkis Paling Dicari Jelang Imlek, Ekspor ke Singapura Capai 7 Ton per Hari
TRIBUNBATAM/ZABUR A
Ikan Dingkis, ikan yang paling dicari saat Imlek 

TRIBUNBATAM, id. BATAM - Perayaan Imlek kian dekat. Masyarakat Tionghoa di Indonesia memiliki beragam tradisi dalam Imlek, salah satunya dengan menghadirkan sajian kuliner khusus seperti olahan ikan Dingkis.

Kepala Subseksi Pengawasan dan Pengendalian Data Informasi Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Kota Batam, Dwi Sulistyono mengatakan Kota Batam mengekspor cukup banyak ikan dingkis keluar negeri seperti Singapura, jumlahnya mencapai 7 ton per hari.

“Pengiriman ikan Dingkis ke Singapura biasa kita lakukan di sepekan menjelang dan sepekan setelah perayaan Imlek,” ujarnya, Kamis (9/1).

Semakin dekat dengan perayaan Imlek, harga ikan Dingkis, ujar Dwi, akan semakin melejit. Nilainya bisa mencapai 55 SGD per kilogramnya.

Jika dirupiahkan dari kurs mata uang singapura hari ini dengan nilai Rp 10.267, maka harga ikan Dingkis menjelang imlek perkilogramnya mampu menembus Rp 564.685.
“Untuk saat ini harga ikan Dingkis masih tergolong normal yaitu 5 hingga 10 SGD per kilogramnya,” sebutnya.

Di wilayah Batam, pasokan ikan Dingkis datang dari Pulau Kasu, Pulau Karas dan juga dari wilayah Jembatan Barelang.

“Untuk ikan Dingkis dengan harga relatif tinggi biasanya datang dari wilayah Pulau Kasu dan Karas. Sebab, perbedaan asal ikan bisa mempengaruhi cita-rasa,” paparnya.
Selain ikan Dingkis, Batam maupun Kepri menjelang Imlek ujar Dwi juga mengekspor komoditas laut lainnya seperti Ikan Sunu, Ikan Bawal dan juga Lobster Pacitan.

Dari segi harga, Ikan Sunu jenis Sunu Bubu harganya lebih tinggi jika dibandingkan dengan Sunu Jawa,” ucapnya.

Selanjutnya, Dwi mengatakan harga ikan bawal yang diekspor menjelang Imlek nilainya bisa mencapai 42 SGD per ekor dengan berat 7 ons keatas.

Tren melonjaknya harga komoditas laut saat mendekati momen Imlek dikatakan memang lumrah terjadi. Hal tersebut dikarenakan meningkatnya jumlah konsumsi masyarakat terhadap panganan laut seperti ikan pada momen perayaan Imlek.

“Biasanya nanti satu minggu setelah perayaan imlek, harga-harga tersebut sudah mulai beranjak turun,” ujarnya. (*)

Penulis: Nabella Hastin Pinakesti
Editor: Rimna Sari Bangun
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved