BATAM HOTNEWS

VIDEO - Gadis ABG Asal Depok Jadi Korban Human Trafficking di Batam

Kasus perdagangan manusia di Tanjunguncang, Kota Batam menjadi sorotan beberapa pihak.

TRIBUNBATAM.id - Kasus perdagangan manusia (human trafficking) di Tanjunguncang, Kota Batam menjadi sorotan beberapa pihak.

Selain melibatkan anak di bawah umur, praktik terselebung ini juga tersusun rapi.

Hal ini terungkap saat Kapolresta Barelang, Kombes Pol Prasetyo Rachmat Purboyo memimpin konferensi pers pengungkapan kasus, Rabu 8 Januari 2020

Ketiga orang itu antara lain Ar (15) sebagai perekrut calon korban serta pasangan suami istri DS dan SM sebagai penampung para korban.

DS dan SM sendiri merupakan pemilik bar di wilayah Tanjunguncang tersebut.

"Jadi yang merekrut itu ditugasi untuk mencari calon korban di Jawa Barat untuk dibawa ke Batam," kata Prasetyo.

Atas tindakan ini, ketiganya terancam hukuman pidana penjara maksimal 15 tahun dengan pelanggaran sesuai undang-undang tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan perlindungan terhadap anak.

Sebelumnya Dua ABG asal Depok disekap di sebuah bar di kawasan Tanjunguncang, Batam sebelum akhirnya berhasil dibebaskan oleh polisi.

Keduanya disekap karena menolak 'melayani tamu' di hari kedua mereka bekerja.

Tak terima, pemilik bar pun menyekap mereka karena merasa dirugikan.

Editor: Rio Batubara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved