Cegah Erosi, Anggota DPRD Kepri Wahyu Wahyudin, Aliansi Pemuda Kabil Batam Tanam Pohon di SMAN 21

Memperingati Hari Lingkungan Hidup Nasional, Anggota DPRD Kepri Fraksi PKS, Wahyu Wahyudin bersama unsur Muspida dan lainnya, menanam pohon di SMAN 21

Cegah Erosi, Anggota DPRD Kepri Wahyu Wahyudin, Aliansi Pemuda Kabil Batam Tanam Pohon di SMAN 21
TRIBUNBATAM.ID/ISTIMEWA
Memperingati Hari Lingkungan Hidup Nasional 2020 dan Hari Sejuta Pohon Sedunia, Anggota DPRD Kepri Fraksi PKS, Wahyu Wahyudin bersama unsur Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida), dan sejumlah pihak melakukan penanaman pohon di lingkungan SMAN 21 Batam, Jumat (10/1/2020). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Memperingati Hari Lingkungan Hidup Nasional 2020 dan Hari Sejuta Pohon Sedunia, Anggota DPRD Kepri Fraksi PKS, Wahyu Wahyudin bersama unsur Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida), melakukan penanaman pohon di lingkungan SMAN 21 Batam, Jumat (10/1/2020).

Kapolsek Nongsa AKP R Moch Dwi Ramadhanto, S.H., S.I.K beserta jajaran, Kopos AL Warno, Aliansi Pemuda Kabil perwakilan Kecamatan Nongsa, Soni, perwakilan Perusahaan Eco Greend, Welly, Ibu-ibu Bhayangkari, Komite SMAN 21 Batam, Komite SMAN 8, Komite SMPN 6, tokoh masyarakat, Kepala SMAN 21 Batam Adi Saputra ikut menanam pohon di kegiatan itu.

Anggota DPRD Kepri Komisi IV Fraksi PKS, Wahyu Wahyudin yang menjadi pelopor kegiatan penanaman pohon saat di temui di sela-sela kegiatan menyampaikan, pada kegiatan kali ini pihaknya memberikan bantuan sekaligus menanam di dua tempat. Yakni di SMAN 21 Batam dan lingkungan Kapolsek Nongsa.

Masing-masing sebanyak 150 pohon ditanam di lingkungan SMAN 21 dan 50 pohon ditanam di lingkungan Polsek Nongsa.

"Kegiatan tahunan ini kami sengaja memilih SMAN 21 karena letaknya di atas bukit dan sudah mulai abrasi terkena curah hujan yang cukup tinggi sehingga sangat bahaya untuk keselamatan siswa-siswi yang bersekolah di sana," kata Wahyu.

Pihaknya sangat khawatir karena curah hujan akan terus menerus terjadi pada Februari mendatang. Sehingga pihaknya mengantisipasi dari sekarang.

"Dengan solusi seperti ini bisa menahan erosi tanah yang ada di daerah tersebut," kata Wahyu.

Wahyu juga berharap kepada masyarakat, dalam hal ini siswa-siswi SMAN 21 agar senantiasa menjaga lingkungan dan peduli dengan tanaman. Selain itu merawat tanaman yang sudah mereka tanam dengan baik.

"Karena tanaman berupa jengkol, petai dan alpukat ini merupakan tanaman produktif atau bisa berbuah, jadi kita bisa mendapatkan hasilnya 5 tahun kedepan," ujarnya.

Tidak hanya itu, Wahyu berharap dengan adanya penanaman seperti ini, bisa menjadi contoh agar orang tua siswa juga menanam hal serupa di rumahnya masing-masing.

Sementara itu dalam sambutannya, Kapolsek Nongsa AKP R Moch Dwi Ramadhanto menyampaikan pesan Kapolri yang disampaikan oleh Kapolda Kepri. Ia mengatakan, program Polri dalam melestarikan lingkungan hidup yakni dengan penanaman pohon di seluruh bumi Indonesia.

“Saat ini seluruh kantor kepolisian serentak melakukan penanaman pohon, dan Polsek Nongsa baru saja melakukan penanaman 1000 pohon. Kegiatan ini sangat-sangat baik dan harus kita lestarikan. Kita memijakkan kaki di bumi ini maka kita juga harus melestarikannya,” katanya.

Kapolsek berharap seluruh pohon yang ditanam hari itu, dijaga bersama agar bisa tumbuh subur seperti yang diharapkan.

"Sehingga kelak anak cucu kita merasakan manfaatnya," ujarnya. 

Kepala SMAN 21 Batam, Adi Saputra sangat berterima kasih atas bantuan dan kepedulian dari anggota DPRD Provinsi Kepri Wahyu Wahyudin, dan terpilihnya SMAN 21 Batam sebagai gerakan penanaman pohon di Hari Lingkungan Hidup Nasional, tepatnya pada tanggal 10 Januari setiap tahunnya.

"Beginilah kondisi saat ini SMAN 21 Batam. Dengan penanaman pohon harapan kami dan seluruh siswa di sini tentunya sekolah ini tidak gersang dan dapat mengantisipasi erosi jika hujan turun," kata Adi. (*)

Editor: Dewi Haryati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved