Breaking News:

BATAM TERKINI

Guskamla Koar I Ungkap Kejahatan Paling Dominan di Kepri, Ada Penyelundupan TKI, Baby Lobster

Beberapa tindak kejahatan seperti penyelundupan baby lobster, narkotika, dan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal masih sering terjadi di laut Kepri

TRIBUNBATAM.ID/ICHWAN NUR FADILLAH
Komandan Guskamla Kawasan Barat Koar I, Laksamana Pertama Yayan Sofyan 

Selain itu, Yayan menambahkan jika pengamanan laut di Kepri dan wilayah barat sendiri bertujuan untuk menjaga stabilitas dan kepentingan nasional.

Sedangkan untuk kondisi pengamanan di wilayah Natuna sendiri pasca bersitegang dengan Negara Republik Rakyat Tiongkok (RRT) perihal zona ekonomi ekslusif Yayan tak ingin berkomentar.

Dia mengatakan, wilayah di sana telah turun sejumlah personel Gugus Tempur Laut (Guspurla) Komando Armada II Republik Indonesia.

Jadi Area Tersibuk, Guskamla Koar I Fokus Awasi Keamanan Laut di Selat Malaka

Menyikapi beberapa tindak kejahatan di wilayah laut, Gugus Keamanan Laut (Guskamla) Kawasan Barat Komando Armada (Koar) I menggelar rapat konsolidasi, Jumat (10/1/2020).

Bertempat di Markas Komando (Mako) Batam, Komandan Guskamla Kawasan Barat Koar I, Laksamana Pertama Yayan Sofyan menyebut, pihaknya memberi perhatian lebih pada wilayah laut Selat Malaka.

Bukan tanpa sebab. Menurutnya, selat ini menjadi wilayah tersibuk akibat dilalui hampir seluruh komunitas di dunia.

"Di sana sekitar 70 sampai 80 persen dilewati komunitas mancanegara. Jadi memang pengamanan laut di sana harus diperketat," tegasnya usai rapat konsolidasi digelar.

Selain Selat Malaka, Selat Singapura juga turut mendapatkan perhatian pihaknya.

 John Lie, Prajurit TNI Keturunan Tionghoa, Jago Selundupkan Senjata, Berjuluk Hantu Selat Malaka

Yayan menuturkan, hal ini dikarenakan Selat Singapura berbatasan langsung dengan negara tetangga, Singapura.

Katanya lagi, wilayah ini menjadi sangat strategis dikarenakan menjadi salah satu pintu utama masuknya negara lain menuju wilayah Indonesia.

Halaman
123
Penulis: Ichwan Nur Fadillah
Editor: Dewi Haryati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved