PILKADA KEPRI

INI Sanksi Bagi Kepala Daerah yang Maju PILKADA Jika Ngotot Mutasi Pegawai

Bila tetap ngotot melaksanakan mutasi menjelang pilkada, akan diberikan sanksi pembatalan pencalonan bagi kepala daerah yang mencalonkan diri.

INI Sanksi Bagi Kepala Daerah yang Maju PILKADA Jika Ngotot Mutasi Pegawai
tribunbatam.id/endra kaputra
Ketua Bawaslu Kepri Muhammad Sjahri Papene 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kepulauan Riau (Kepri) mulai melarang kepala daerah melakukan mutasi pejabat di lingkungan masing-masing jika akan maju dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 2020.

Bila tetap ngotot melaksanakan mutasi menjelang pilkada, akan diberikan sanksi pembatalan pencalonan bagi kepala daerah yang mencalonkan diri.

“Nanti dikenakan sanksi pembatalan sebagai calon oleh KPU Provinsi atau KPU Kabupatan dan Kota bagi petahana yang mencalonkan,” kata Ketua Bawaslu Kepri M Sjahri Papene saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (9/1/2020).





Papene menjelaskan, larangan itu berdasarkan ketentuan Pasal 71 ayat (2) UU No 10 Tahun 2016 tentang Gubernur/Wakil Gubernur, Bupati/Wakil Bupati, Wali Kota/Wakil Wali Kota.

Kepala daerah dilarang melakukan pergantian pejabat 6 (enam) bulan sebelum tanggal penetapan pasangan calon sampai dengan akhir masa jabatan, kecuali mendapat persetujan tertulis dari Menteri Dalam Negeri.

“Per tanggal 2 Januari 2020 kami sudah melakukan imbauan dalam bentuk surat kepada Gubernur dan ditembuskan ke Bawaslu Kabupaten/Kota se-Kepri terkait aturan ini, sebagai bentuk dan upaya pencegahan,” jelas dia.

Sudah Lapor Kemendagri, Bupati Bintan Apri Sujadi Mutasi Pejabat Eselon II April Ini

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan berencana memutasi pejabat eselon II di Lingkup Pemkab Bintan.

Bupati Bintan, Apri Sujadi menuturkan, mutasi itu rencananya dilaksanakan pada April mendatang.

Perihal mutasi, pihaknya telah mengusulkan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) untuk diadakan mutasi kembali bagi pejabat eselon II.

Halaman
1234
Penulis: Leo Halawa
Editor: Dewi Haryati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved