Jadi Direktur Badan Usaha Pelabuhan BP Batam, Nelson Idris Fokus Benahi Pelabuhan Batu Ampar

Direktur Badan Usaha Pelabuhan Badan Pengusahaan (BP) Batam, Nelson Idris punya program untuk memperbaiki sistem pelabuhan.

Jadi Direktur Badan Usaha Pelabuhan BP Batam, Nelson Idris Fokus Benahi Pelabuhan Batu Ampar
tribunbatam.id/Roma Uly Sianturi
Direktur Badan Usaha Pelabuhan BP Batam, Nelson Idris 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Direktur Badan Usaha Pelabuhan Badan Pengusahaan (BP) Batam, Nelson Idris punya program untuk memperbaiki sistem pelabuhan. 

Ia berencana memperdalam alur laut agar kapal-kapal besar dapat sandar di Pelabuhan Batu Ampar. Nelson punya harapan pelabuhan itu akan menjadi tujuan Internasional. 

"Target kerja jangka pendek saya membenahi Pelabuhan itu (Pelabuhan Batu Ampar) itu dulu. Jadi pelabuhan dikeruk diharapkan bisa minus 14 sampai 15 draftnya. Sehingga kapal-kapal besar bersandar di sana," ujar Nelson, Minggu (12/1/2020).

Banyaknya kapal besar yang berlabuh dan membongkar muat konteiner, akan berdampak pada pendapatan yang diterima oleh BP Batam.

Nelson Idris berkomitmen untuk memperbaiki administrasi di pelabuhan. Termasuk aturan dan membenahi International Ship and Port Security Code (ISPS Code) di Pelabuhan. Ia menegaskan bahwa kawasan pelabuhan merupakan area terbatas atau restricted area.

Ia menargetkan selama 6 bulan kedepan bisa selesai. Sehingga bisa langsung digunakan.

"Hanya orang-orang yang diberikan kewenangan yang bisa masuk kedalam itu. Kalau tidak berwenang tak bisa masuk kedalam restricted area itu," katanya.

Ia juga menyinggung pemindahan Pelabuhan Kapal Pelni dari Batu Ampar ke Sekupang yang menurutnya memang wajib dilakukan.

Menurutnya fokus Pelabuhan Batu Ampar adalah pelabuhan barang.

Kepala BP Batam HM Rudi melantik sejumlah pegawai tingkat II, III, IV dan unit usaha di lingkungan BP Batam, Jumat (10/1/2020
Kepala BP Batam HM Rudi melantik sejumlah pegawai tingkat II, III, IV dan unit usaha di lingkungan BP Batam, Jumat (10/1/2020 (TRIBUNBATAM.ID/ARGIANTO)

Pelabuhan Sekupang, lanjut dia, memang banyak dilakukan pembenahan. Menurut Nelson, banyak fasilitas yang sudah tidak layak lagi digunakan oleh penumpang.

Halaman
1234
Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Septyan Mulia Rohman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved