Breaking News:

BATAM HARI INI

Warga Kaveling Berharap Pemerintah Kelola Sungai Langkai di Sagulung, Bisa Dongrak PAD

Sungai Langkai di Kecamatan Sagulung, Kota Batam, menjadi fokus Pemerintah Pusat melalui Badan Wilayah Sungai (BWS) wilayah Sumatra Utara.

tribunbatam.id/pertaniansitanggang
Sungai Langkai di Kecamatan Sagulung. Warga Kaveling Nato Berseri berharap Sungai Langkai dapat dikelola Pemerintah sehingga dapat menambah PAD Kota Batam. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Sungai Langkai di Kecamatan Sagulung, Kota Batam, Provinsi Kepri menjadi fokus Pemerintah Pusat melalui Badan Wilayah Sungai (BWS) wilayah Sumatra Utara sejak beberapa tahun terakhir. 

Dari Jembatan Kaveling Nato, sungai ini menjadi pembatas Kaveling Flamboyan dan Kaveling Nato berseri.

Sungai Langkai juga melintasi Kaveling Kamboja, Perumahan Putri Hijau dan Keveling Melati.

Sungai Langkai di Kecamatan Sagulung, Kota Batam, Provinsi Kepri, Minggu (12/1/2020). Warga Kaveling Nato Berseri meminta potensi pariwisata di Sungai Langkai dapat dikelola pemerintah sehingga berkontribusi untuk mendongkrak PAD.
Sungai Langkai di Kecamatan Sagulung, Kota Batam, Provinsi Kepri, Minggu (12/1/2020). Warga Kaveling Nato Berseri meminta potensi pariwisata di Sungai Langkai dapat dikelola pemerintah sehingga berkontribusi untuk mendongkrak PAD. (tribunbatam.id/iansitanggang)

Pemasangan beton di bibir sungai sudah dikerjakan oleh BWS secara berkala beberapa tahun belakangan. Tidak hanya itu, jarak antara rumah warga dengan bibir sungai juga cukup lebar. Hal tersebut membuat warga Sagulung berharap hal ini dapat dikelola oleh pemerintah.

Mereka berharap potensi di Sungai Langkai dapat menjadi destinasi wisata baru di Kota Batam.

Seperti ruang terbuka untuk berolahraga, hingga tempat bersantai pada pagi atau sore hari. 

"Ya kalau kita lihat di negara lain seperti Malaysia, sepanjang pinggir sungai dijadikan tempat wisata kuliner. Sudah saatnya Sungai Langkai dikelola oleh Pemerintah," kata seorang warga Kaveling Nato Berseri,  Parlaungan Siregar, Minggu (12/1/2020).

Menurutnya, potensi wisata di Sungai Langkai dapat mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Batam

Pemerintah dapat menggandeng pengusaha untuk menata sepanjang pinggir Sungai Langkai bila pemerintah tidak memiliki cukup tenaga, waktu dan terkendala keuangan daerah. 

Parlaungan mengatakan selain menambah PAD kota Batam, dengan ditatanya pinggir Sungai Langkai, yang merupakan terbentang ditengah padatnya penduduk akan menghidupkan Usaha Kecil Menengah (UKM) masyarakat.

Dia berharap kepada Pemerintah Kota Batam agar melakukan penataan sepanjang bibir sungai Langkai yang ada di Kelurahan sungai Langkai, Kecamatan Sagulung Kota Batam, Provinsi Kepri.

"Kalau pinggir Sungai Langkai ditata dengan baik, saya rasa akan menambah PAD Kota Batam, terlebih menjadi objek wisata baru di Batam," katanya.(Tribunbatam.id/Ian Sitanggang)

Penulis: Pertanian Sitanggang
Editor: Septyan Mulia Rohman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved