Annus Horribilis Ratu Inggris; Ternyata Sudah 5 Kali Pangeran Harry dan Megan Sakiti Monarki

Pangeran Harry adalah pewaris keenam monarki Inggris. Ayahnya Pangeran Charles pertama, lalu kakaknya Pangeran William dan 3 kemenakannya.

Annus Horribilis Ratu Inggris; Ternyata Sudah 5 Kali Pangeran Harry dan Megan Sakiti Monarki
dok_RoyalSussex
Pangeran Harry_Meghan saat memperkenalkan putra mereka, Archie, Mei 2019 

Sang Pangeran tak akan lagi mendapat Rp557,6 miliar, subsidi keuangan tahunan dari kerajaan atas operasional di Istana Sussex, kediaman resmi Pangeran Harry.

Bukan hanya dari pajak, subsidi penopang kehidupan kerajaan Inggris, diperoleh dari sewa properti milik kerajaan yang berada di pusat kota London.

Situs berita BBC melansir, sebagai anggota utama kerajaan Inggris Harry, Meghan dan Archie, berhak atas uang sebesar 5 juta Poundsterling atau setara Rp89,8 miliar pertahun. Sekiyat 95% alokasi subsisi ini datang dari rekening sang ayah.

Sekadar perbandinga, tahun 2018 lalu, pendapat Pangeran Charles dari portpolio property dan investasi keuangan sekitar £21.6 atau setara Rp388,2 miliar.

Media-media mainstream di Inggris berspekulasi, mundurnya Duke of Sussex dari keanggotaan monarki Inggris Raya ini, kerena pengaruh sang istri, Rachel ‘Meghan Markle (38). 

Setelah almarhum Lady Diana Spencer (1961-1997), Meghan adalah anggota monarki kerajaan Inggris modern yang paling populer dan dicintai banyak orang.

JIka Lady Diana — ibu kandung Pangeran Harry— populis di era kejayaan media konvensional TV dan cetak, maka Meghan Markle, pupulis dan jadi kontroversi kerajaan di era media sosial. 

Kontroversi, sebab Meghan bukan warga negara Inggris. Dia artis berpaspor Amerika. 

Akun media sosial resmi yang dia kelola, @sussexroyal, sudah memiliki 10 juta followers. 

Di UK, tahun 2018, Meghan termasuk The Most Googled Person; Dia sosok yang paling banyak di-ketik di mesin pencari Google.

Harry dan Meghan memang termasuk reformis monarki Inggris Raya.

Sepekan sebelum pernyataan ‘step back’-nya di akun instagram resmi, Duke of Sussex menyatakan tak akan mengikuti tradisi Royal Rota, kerajaan.

Royal  Rota adalah kebijakan konvesional anggota kerajaan tentang distribusi berita dan informasi ke publik. Kebijakan yang sudah berusia 41 tahun ini, menyebutkan, semua aktivitas keluarga kerajaan, hanya boleh diliput eksklusif oleh media terdaftar. 

Namun oleh Harry dan Meghan, tradisi Royal Rota ini dilabrak. Mereka tak lagi membagi hak pemberitaan eksklusif. Semua aktivitas mereka juga bisa diliput terbuka. (thamzil thahir)

Penulis:
Editor: thamzil thahir
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved