KURIR EKSTASI DITANGKAP

Bongkar Kasus Penyelundupan Narkotika di Batam, Polda Kepri Koordinasi ke Bareskrim Mabes Polri

Wadir Resnarkoba Polda Kepri, AKBP S.O.M Pardede mengatakan, karena narkoba itu berasal dari Malaysia, pihaknya akan berkoordinasi dengan Bareskrim

Bongkar Kasus Penyelundupan Narkotika di Batam, Polda Kepri Koordinasi ke Bareskrim Mabes Polri
TRIBUNBATAM.ID/ICHWAN NUR FADILLAH
Ribuan ekstasi ikut diamankan aparat saat penangkapan J di Pelabuhan Harbour Bay Batam 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kasus narkotika di Batam selalu menjadi sorotan pihak kepolisian. Pasalnya, beberapa kali para kurir dari bisnis haram ini berhasil diamankan di beberapa titik rawan yang ada di Batam, seperti pelabuhan maupun bandar udara (bandara).

Terbaru, seorang pria berinisial J (28) diciduk setelah ketahuan menyelundupkan puluhan ribu butir pil ekstasi melalui Pelabuhan Ferry Internasional Harbour Bay, Kamis (9/1/2020) lalu.

Walau kasus masih dalam tahap pengembangan, namun pihak kepolisian telah menaruh sorotan terhadap induk dari jaringan peredaran narkotika milik J.






Apalagi, narkotika jenis ekstasi itu dibawanya dari Malaysia.

"Kalau dari sana (Malaysia) kami akan berkoordinasi dengan Bareskrim Mabes Polri. Sebab, nanti mabes yang akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian di sana (Malaysia)," terang Wadir Resnarkoba Polda Kepri, AKBP S.O.M Pardede saat konferensi pers digelar, Selasa (14/1/2020).

Pardede pun mengatakan, jika modus yang dilakukan J merupakan modus lama dengan menaruh ekstasi pada bungkus makanan ringan.

"Modus paling sering itu ya ditaruh ke dubur, sepatu, atau pakaian dalam. Kalau wanita paling sering di pakaian dalam dengan tujuan saat diperiksa petugas lelaki tak dapat dicek maksimal," ujarnya.

Bahkan, peredaran atau penyelundupan narkotika dengan berbagai jenis juga kerap ditaruh ke dalam kemasan teh kotak China. Beberapa kali barang bukti teh kotak ini juga ikut diamankan bersama para kurir narkotika di Batam.

TERTANGKAP Bawa Puluhan Ribuan Ekstasi ke Batam, Polisi Ungkap Isi Pesan WhatsApp Tersangka J 

Berharap mendapat keuntungan dari barang 'haram' yang dibawanya, tapi J (28) justru harus berhadapan dengan polisi.

Pasalnya, sebelum tiba di Jakarta untuk memberi barang jenis ekstasi itu kepada 'penerimanya', J diamankan di Pelabuhan Ferry Internasional Harbour Bay, Kota Batam, Kamis (14/1/2020) lalu.

Halaman
1234
Penulis: Ichwan Nur Fadillah
Editor: Dewi Haryati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved