Hasil Pemeriksaan Sementara, Polisi Duga ada Faktor Kelalaian dalam Laka Kerja Kapal Isap Karimun

Dari hasil pemeriksaan sementara, polisi menduga ada faktor kelalaian dalam laka kerja di kapal isap produksi Satria Anugrah 1 hingga Aryo Towo tewas.

Hasil Pemeriksaan Sementara, Polisi Duga ada Faktor Kelalaian dalam Laka Kerja Kapal Isap Karimun
cruzfirm.com
Ilustrasi Kecelakan Kerja di Karimun. Anggota Polres Karimun menduga ada faktor kelalaian hingga pekerja di Kapal Isap Produksi ditemukan tewas. 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Anggota Polres Karimun masih memasang garis polisi satu hari setelah insiden kecelakaan kerja di Kapal Isap Produksi (KIP) Satria Anugerah 1.

Kanit Tipidter Satreskrim Polres Karimun, Iptu Brasta Pratama Putra mengatakan pihaknya langsung ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muhammad Sani setelah mendapatkan kabar kecelakaan kerja tersebut.

"Setelah ke RSUD, langsung turun ke kapal (KIP Satria Anugrah 1). Kalau kejadiannya subuh," ujarnya, Selasa (14/1/2020).

Brasta menyebutkan dari hasil pemeriksaan sementara, pihaknya menduga ada kelalaian dalam insiden yang menyebabkan hilangnya nyawa orang tersebut.

Namun Brasta belum dapat memaparkan lebih jauh terkait pemeriksaan yang dilakukan pihaknya. Pasalnya petugas dari Kementerian ESDM RI tiba di Karimun untuk menelusuri laka kerja ini.

"Hari ini inspektorat Kementerian ESDM turun," ujarnya.

Menurut Brasta, korban tinggal sendirian di Kabupaten Karimun. Korban memiliki istri dan keluarga di Jawa Tengah.

"Korban sudah lama kerja disitu. Dia sendirian di Karimun. Istrinya di Jawa. Jenazahnya sudah dipulangkan," terang Brasta.

Jenazah korban laka kerja di KIP Satria Anugrah 1, Aryo Towo  dipulangkan ke kampung halamannya.

Pria kelahiran Tegal, 17 Juli 1987 tersebut dipulangkan ke Brebes, Provinsi Jawa Tengah (Jateng).

Halaman
12
Penulis: Elhadif Putra
Editor: Septyan Mulia Rohman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved