Kegiatan Sekolah di Pulau Buru Karimun Diliburkan Akibat Pohon Tumbang, Anak-anak Masih Trauma

Kegiatan di Taman Kanak-Kanak (TK) Kartini Pulau Buru, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri diliburkan setelah pohon tumbang menimpa atap bangunan TK.

Kegiatan Sekolah di Pulau Buru Karimun Diliburkan Akibat Pohon Tumbang, Anak-anak Masih Trauma
TRIBUNBATAM.ID/ELHADIF PUTRA
Kapolsek Buru, Iptu Bakri melihat kondisi siswa TK Kartini yang terkena pohon tumbang. 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Kegiatan di Taman Kanak-Kanak (TK) Kartini Pulau Buru, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri diliburkan.

Ini dilakukan pihak sekolah setelah atap bangunan TK tertimpa pohon tua yang tumbang Senin (13/1/2020), sekira pukul 10.45 WIB.

Kepala TK Kartini Buru, Saripah yang dihubungi pewarta mengatakan, anak-anak mengalami trauma akibat peristiwa itu.

"Sementara sekolah kami libirkan dulu. Anak-anak trauma," kata Saripah, Selasa (14/1/2020).

Anggota Polsek Pulau Buru melihat kondisi TK Kartini di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri yang tertimpa pohon tumbang, Senin (13/1/2020).
Anggota Polsek Pulau Buru melihat kondisi TK Kartini di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri yang tertimpa pohon tumbang, Senin (13/1/2020). (tribunbatam.id/Dokumentasi Polsek Buru)

Saripah mengatakan, anak-anak berada di ruang kelas saat peristiwa pohon tumbang tersebut. 

Anak-anak pun berteriak histeris ketika suara pohon menimpa atap seng.

Akibat peristiwa itu, seorang siswa laki-lakii bernama Arif (4,5) mengalami luka lecet di bagian belakang kepala dan benjol di bagian dahi.

Anak berumur 4,5 tahun ini diduga terkena serpihan pohon yang tumbang dari atas atap sekolah.

Sementara bangunan sekolah hampir keseluruhannya mengalami kerusakan dan tidak memungkinkan untuk digunakan lagi.

Anggota Polsek Buru melihat kondisi TK Kartini di Kecamatan Buru yang tertimpa pohon tumbang, Senin (13/1/2020).
Anggota Polsek Buru melihat kondisi TK Kartini di Kecamatan Buru yang tertimpa pohon tumbang, Senin (13/1/2020). (tribunbatam.id/Dokumentasi Polsek Buru)

"Kami punya tiga kelas dan satu ruang guru. Kini semua rusak," kata Saripah.

Rencananya pihak sekolah akan mengajukan permohonan peminjaman pakai gedung Puskesmas Buru untuk proses belajar-mengajar.

"Kebetulan puskesmas Buru akan pindah ke gedung mereka yang baru, mungkin Rabu besok sudah mulai kosong," ujar Saripah.(tribunbatam.id/elhadifputra)

Penulis: Elhadif Putra
Editor: Septyan Mulia Rohman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved