VIDEO - Kantongi Legalitas Lahan Seranggong Batam, Pihak Perusahaan Ngaku Tak Akan Mundur

Kuasa hukum mengatakan, pihak perusahaan telah mengantongi izin terkait penetapan lokasi (PL) di wilayah tersebut. Mereka tak akan menyerah

Mereka mendesak Pemerintah Kota Batam dan DPRD Batam agar segera menetapkan legalitas terhadap 37 titik kampung tua, salah satu dari titik itu adalah Kampung Seranggong sendiri.

Hal bukan tanpa alasan. Mereka tak ingin sengketa lahan di Kampung Tua Seranggong dengan pihak perusahaan (PT. APM dan PT. PBB) semakin berlarut sehingga ada pihak yang dirugikan.

Seranggong Jadi Rebutan Warga dan Pengusaha, Ini Penjelasan Wakil Walikota Batam 

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad mengakui sejauh ini masih mencari solusi penyelesaian persoalan Kampung Seranggong.

Keputusan ini harus bersifat adil antara pengusaha dan warga.

"Seranggong sudah dipertemukan antara utusan, masyarakat setempat dan pemilik lahan. Sudah 2 kali pertemuan. Terakhir kemarin sama Pak Sekda dan Pak Asisten pemerintahan," ujar Amsakar, Selasa (14/1/2020).

Ia menegaskan intinya akan dicari solusi alternatif yang di satu sisi tidak menghalangi rencana investasi yang berikan. Di sisi lain bagaimana solusi terbaik untuk warga.

"Selaku pemerintah akan memfasilitasi titik temu. Pihaknya juga sudah bertemu dengan pelaku usaha dan RKWB," tegas Amsakar.

Lantas apakah Seranggong termasuk ke dalam bagian Kampung Tua atau tidak? Amsakar tampak enggan berkomentar terkait hal ini.

"Teknisnya nanti dalami ajalah melalui Pak Yusfa (Ketua Tim Teknis)," kata Amsakar.

 Diduga Ada Maladministrasi Dalam Penertiban Kampung Seranggong Batam, Ini Sikap Ombudsman Kepri

Halaman
1234
Penulis: Ichwan Nur Fadillah
Editor: Rio Batubara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved