VIDEO - Kantongi Legalitas Lahan Seranggong Batam, Pihak Perusahaan Ngaku Tak Akan Mundur

Kuasa hukum mengatakan, pihak perusahaan telah mengantongi izin terkait penetapan lokasi (PL) di wilayah tersebut. Mereka tak akan menyerah

Sebelumnya sejumlah warga Kampung Seranggong Kelurahan Sadai, Kecamatan Bengkong, Kota Batam melakukan penolakan aktifitas pembongkaran secara paksa oleh PT Pesona Bumi Barelang (PBB).

Ketua Rukun Khazanah Warisan Batam (RKWB), Machmur Ismail mengatakan, penolakan aktivitas pembongkaran rumah warga tersebut dikarenakan PT PBB melakukan aktivitas tanpa pemberitahuan dan ganti rugi kepada masyarakat yang terdampak.

"Sekitar 70 rumah yang akan terdampak di sini. Di atas lahan seluas 3,6 hektare, tadi pagi tiba-tiba pihak perusahaan lakukan pembongkaran tanpa adanya pemberitahuan kepada kami," ujarnya, Kamis (9/1/2020) lalu.

Ia mengatakan pihak perusahaan bahkan melakukan pembongkaran dengan cara kasar.

Beberapa masyarakat pun terkena bogem mentah ketika mempertahankan rumahnya yang akan di bongkar.

Terkait telah digusurnya beberapa rumah oleh PT PBB ini, kerugian masyarakat telah mencapai lebih dari Rp 1 miliar.

Menanggapi hal tersebut, pihaknya meminta aparat Kepolisian, Pemko Batam dan BP Batam bertindak adil dalam permasalahan ini. 

Ngaku Digusur Sepihak oleh PT PBB, Warga Seranggong Minta Walikota Gesa Legalitas Kampung Tua 

Masyarakat Kampung Tua Seranggong Kelurahan Sadai, Kecamatan Bengkong kembali mendatangi kantor Pemko dan DPRD Kota Batam, Kamis (9/1/2020).

Seperti diketahui Kampung Tua Seranggong menjadi salah satu titik Kampung Tua ke-37 yang ada di Kota Batam.

Alasannya karena di kampung tersebut terdapat makam keramat, pohon tua dan ada penduduk yang tinggal sejak lama.

Halaman
1234
Penulis: Ichwan Nur Fadillah
Editor: Rio Batubara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved