BREAKING NEWS

BREAKING NEWS - Simpan Ganja dalam Polibag Tanaman, AH Dibekuk Dirresnarkoba Polda Kepri

Seorang penjual tanaman AH (60), diamankan polisi karena berjualan narkoba Jenis ganja yang disimpannya dalam polibag tanaman yang dia jual.

BREAKING NEWS - Simpan Ganja dalam Polibag Tanaman, AH Dibekuk Dirresnarkoba Polda Kepri
TRIBUNBATAM.ID/ALAMUDIN HAMAPU
Diresnarkoba Polda Kepri menggelar ekspose penangkapan penjual ganja berkedok penjual tanaman. 

BREAKING NEWS - Simpan Ganja dalam Polibag Tanaman, AH Dibekuk Dirresnarkoba Polda Kepri

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Seorang penjual tanaman AH (60), diamankan polisi karena berjualan narkoba Jenis ganja yang disimpannya dalam polibag tanaman yang dia jual.

Subdit III Diresnarkoba Polda Kepri, Kamis (9/1/2020) pagi menangkap AH di kawasan Perumahan Pelita, Kelurahan Kampung Pelita kecamatan Lubuk Baja.

Dari penangkapan AH tersebut berhasil diamankan barang bukti sebanyak 58 bungkus, di mana bungkusan tersebut dibalut dengan lakban berwarna coklat seberat 5827,42 gram.

Direktur Reserse Narkoba Kombes Pol Mudji Supriyadi mengatakan, pelaku menyembunyikan narkoba jenis ganja di dasar polibag bibit durian yang dijualnya.

"Waktu dilakukan penangkapan masyarakat sekitar pun kaget, soalnya AH (60) ini kesaharianya memang sebagai penjual bibit tanaman," ujarnya dalam Konfrensi Pers di Mapolda Kepri.

Lanjut Mudjiono ganja tersebut didatangkan dari Medan dengan menggunakan kapal KM Kelud.

"Jadi ganja tersebut dikirim menggunakan kontiner barang milik KM Kelud, di mana barang tersebut oleh ekspedisi dikira memang betul tanaman, rupanya pelaku meletakkan di dasar polibag sehingga tidak ada yang curiga kalo itu ada ganjanya," ungkapnya, Kamis (16/1/2020)

Setengah Kilo Daun Ganja Dibakar, Polres Karimun Musnahkan Barang Bukti Narkoba Asal Batam

Penangkapan AH merupakan pengembangan dari penangkapan di wilayah Tiban Center dengan pelaku SM kemudian dikembangkan lagi diamankan AS di kawasan Bengkong.

Dari dua pengembangan tersebut maka kepolisian juga berhasil mengamankan AH, yang di mana ia menyembunyikan barang haramnya tersebut di dasar polibag bibit durian jualannya.

Dari ketiga orang tersangka tersebut diamankan juga barang bukti beberapa unit handphone yang dijadikan alat komunikasi, kartu identitas para tersangka, alat ukur timbangan, dan satu unit becak motor yang digunakan Inisial AH alias sebagai alat transportasi.

Pasal yang dipersangkakan yaitu Pasal 114 ayat (2) dan pasal 111 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) undang-undang Republik Indonesia nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman paling lama 20 tahun penjara. (TRIBUNBATAM.id/ALAMUDIN)

Penulis: Alamudin Hamapu
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved