BATAM TERKINI

Cegah Gangguan Industri, BP Batam Targetkan Penyusunan Kuota Induk Barang Selesai Akhir Januari

Direktorat Pelayanan Lalin dan Penanaman Modal menargetkan penyusunan kuota induk barang penunjang industri selesai pada akhir Januari 2020 ini.

Cegah Gangguan Industri, BP Batam Targetkan Penyusunan Kuota Induk Barang Selesai Akhir Januari
TRIBUNBATAM.ID/ROMA ULY SIANTURI
Direktur Pelayanan lalu lintas (lalin) dan Penanaman Modal BP Batam, Purnomo Andiantono 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Mencegah adanya gangguan pada proses industri yang ada di Batam, Badan Pengusahaan (BP) Batam melalui Direktorat Pelayanan Lalin dan Penanaman Modal menargetkan penyusunan kuota induk barang penunjang industri selesai pada akhir Januari 2020 ini.

Pasalnya kuota induk ini harus diselesaikan sesegera mungkin.

Direktur Pelayanan lalu lintas (lalin) dan Penanaman Modal BP Batam, Purnomo Andiantono menyebutkan, dari 800 perusahaan, baru sekitar 200 perusahaan saja yang berpartisipasi memberikan kuota kebutuhan mereka.

Demikian juga dengan harmonized system (HS) code, saat ini baru ada sekitar 1.900 HS code yang diberikan, padahal pada 2019 lalu BP Batam menerima 2.900 HS code.

"Sebenarnya kita sudah minta partisipasi dari bulan November lalu dari perusahaan, tapi itu juga belum maksimal, mungkin masih dengan kesibukan di akhir tahun," ujar Andiantono di Gedung Balairungsari BP Batam pada Kamis (16/1/2020).

Sementara itu terkait dengan list HS code ini, besarannya memang tidak tetap. Bisa lebih banyak atau lebih sedikit dibanding tahun-tahun sebelumnya. Pada 2019 lalu, dari 2.900 barang yang masuk dalam list HS code, tidak semuanya terpakai.

Ia mengatakan sebenarnya telah berkoordinasi dengan para pengusaha untuk segera menyerahkan list barang yang diperlukan untuk masuk dalam kuota induk ini sejak November 2019 lalu. Hanya saja, baru sedikit perusahaan yang berpartisipasi memberikan list kebutuhan mereka, sehingga prosesnya menjadi terhambat.

Ia menambahkan terkait dengan target capaian BP Batam untuk tiga bulan pertama di 2020 ini, Andiantono mengaku belum bisa memberikan informasi secara detail. Namun ia menjelaskan kalau pihaknya sudah berkoordinasi dengan pemerintah pusat perihal target tersebut.

"Subdit kami sekarang sedang rapat bersama Kemenko di Jakarta. Pastinya dari pusat juga akan memberikan target untuk tiga bulan pertama ini," tuturnya.

171 Permohonan Impor Produk di BP Batam Belum Bisa Diproses

Halaman
12
Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Dewi Haryati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved