BATAM TERKINI

Kadin Batam Sayangkan 171 Permohonan Impor Produk Belum Diproses BP Batam

Ketua Kadin Batam, Jadi Rajagukguk mengakui memang banyak pengusaha mengeluh permohonan impor ini belum diproses.

Kadin Batam Sayangkan 171 Permohonan Impor Produk Belum Diproses BP Batam
TRIBUNBATAM.id/ROMA ULY SIANTURI
Ketua Kadin Batam, Jadi Rajagukguk 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Sebanyak 171 pemohon yang mengajukan permohonan impor produk penunjang industri ke BP Batam belum bisa diproses karena terbentur dengan aturan Perka No.11 tahun 2019 mendapat sorotan dari Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Batam.

Ketua Kadin Batam, Jadi Rajagukguk mengakui memang banyak pengusaha mengeluh permohonan impor ini belum diproses.

Ia juga mengesalkan proses ini belum dapat diselesaikan.






"Jangan korbankan dan pertaruhkan dunia usaha dan investasi di Batam," ujar Jadi kepada Tribun, Kamis (16/1/2020).

Terkait tersendatnya permohonan ini, Jadi melanjutkan pihaknya sudah mengomunikasikan hal ini langsung kepada Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto.

"Saya sudah tanyakan kepada Pak Waka. Katanya aman bos sedang kita selesaikan. Beliau kawal prosesnya. Semoga sore ini programnya beres," ujar Jadi.

171 Permohonan Impor Produk di BP Batam Belum Bisa Diproses

Memasuki minggu ke-2 Januari 2020, sudah ada 171 pemohon yang mengajukan permohonan impor produk penunjang industri ke Badan Pengusahaan (BP) Batam. Hanya saja belum bisa diproses karena terbentur dengan aturan Perka No. 11 tahun 2019 tersebut.

Hal ini disampaikan Direktur Pelayanan Lalin dan Penanaman Modal Badan Pengusahaan (BP) Batam, Purnomo Andiantono.

"Kita takut mengganggu perekonomian Batam, kami sampaikan dalam masa transisi penentuan kuota induk ini, akan dipakai kebijakan diskresi dari pimpinan," ujar Andiantono saat berada di lantai 3 Gedung Balairungsari BP Batam pada Kamis (16/1/2020).

Halaman
123
Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Dewi Haryati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved