TANJUNGPINANG TERKINI

Kejati Kepri Lanjutkan Penyidikan Kasus Penyalahgunaan Wewenang Izin Tambang, Negara Merugi Rp 30 M

Kejati Kepri masih melakukan penyidikan terhadap kasus penyalahgunaan wewenang atas izin tambang bauksit. Kasus ini menyeret dua mantan kadis di Kepri

Kejati Kepri Lanjutkan Penyidikan Kasus Penyalahgunaan Wewenang Izin Tambang, Negara Merugi Rp 30 M
TRIBUNBATAM.ID/ENDRA KAPUTRA
Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kepri Sudarwidadi 

Keduanya telah memberikan tiga izin usaha pertambangan bauksit di wilayah Bintan tanpa berkonsultasi dan berkoordinasi dengan Gubernur Kepri Nurdin Basirun.

"Kewenangan tersebut sudah dilimpahkan kepada keduanya namun disalah gunakan," ungkap Mirza.

Wakil Gubernur Kepri H Isdianto meyakini perbuatan keduanya merupakan unsur ketidaksengajaan.

Kedua kepala dinas tersebut sudah bekerja secara profesional selama ini.

"Saya pikir tidak ada satupun pejabat yang ingin melanggar aturan. Mereka hanya lalai dengan tanggungjawabnya," kata Isdianto.

Kendatipun demikian, Pemprov Kepri tetap memberikan sanksi tegas terhadap Kepala Dinas ESDM dan Kepala Dinas PMPTSP sesuai instruksi Kemendagri.

"Kami hanya melaksanakan perintah atasan di pusat," tegas Isdianto.

Mantan Kadis ESDM Kepri Tersangka Kasus Izin Tambang

Mantan Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau (Kepri) Amjon jadi perbincangan di tempatnya bertugas. 

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri menetapkan mantan Kadis ESDM Kepri itu sebagai tersangka terkait izin tambang di Kepri, Rabu (6/11/2019). Selain Amjon, mantan Kadis DPMPTS Kepri juga menjadi tersangka dalam kasus ini.

Halaman
1234
Penulis: Endra Kaputra
Editor: Dewi Haryati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved