BINTAN TERKINI

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjunguban Berganti, INI Target Kerjanya

Pimpinan di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjunguban berganti. Pimpinan baru menargetkan pihaknya bisa masuk Zona Integritas Menuju WBK di tahun 2020

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjunguban Berganti, INI Target Kerjanya
TRIBUNBATAM.ID/ALFANDI SIMAMORA
Suasana saat Kepala Kantor Imigrasi Kelas ll TPI Tanjunguban, Dela berfoto bersama dengan mantan Kepala Kantor Imigrasi Kelas ll TPI Tanjunguban, Burhanuddin dan tamu undangan. 

Pasalnya, selama ini, pelayanan paspor di Batam hanya bisa dilakukan di Kantor Imigrasi Batam Centre yakni di Harbour Bay dan Mall Pelayanan Publik (MPP) dan dinilai masih kurang.

“Nanti akan kita buat di Sekupang dan Batu Aji, khusus untuk pelayanan paspor. Ada kemungkinan juga akan kita buat di mal-mal yang ada di Batam,” kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 TPI Batam Romi Yudianto saat jumpa pers terkait pencapaian di Kantor Imigrasi kelas 1 Batam, Jalan Engku Putri, Batam Centre, Selasa (31/12/2019).

 DIDUGA Berniat Kerja, Selama 2019 Imigrasi Tolak 179 WNA Masuk Batam, Ini Rincian Negaranya

Besarnya minat masyarakat yang ingin membuat paspor di wilayah Batam dirasa Romi perlu ditanggapi dengan menambah titik pelayanan.

“Minimal kita akan buat dua titik dulu ke depannya,” sambung Romi.

Selain itu, demi meningkatkan pelayanan Kantor Imigrasi Kelas 1 Batam akan meluncurkan aplikasi Perdim online.

Perdim merupakan formulir pengurusan dokumen keimigrasian, yang sekarang akan dibuatkan online untuk mendampingi program Aplikasi Pendaftaran Antrian Paspor Online (APAPO) yang sudah berjalan.

“Jadi dengan Perdim Online ini masyarakat cukup mengunggah dokumen persyaratan di aplikasi. Masyarakat tidak perlu mengisi formulir di kantor Imigrasi lagi dan membawa persyaratan lagi, hanya tinggal menunjukkan barcode dari aplikasi kepada petugas dan langsung wawancara,” kata Romi kepada wartawan.

Program ini akan mulai berjalan di Januari 2020.

Perdim online ini sengaja disiapkan untuk mengimbangi program APAPO saat kuota APAPO telah penuh.

“Yang kita utamakan tetap APAPO, namun Perdim Online jadi pengimbang kalau kuota APAPO penuh. Tak perlu lagi menunggu satu atau dua minggu, masyarakat bisa langsung kita arahkan ke Perdim online,” kata Romi.

Demi menyukseskan program ini pihak Imigrasi Kelas 1 TPI Batam akan melakukan sosialisasi ke masyarakat.

“Nanti akan kita sosialisasikan ke masyarakat. Melalui anggota kami dan media sosial akan kami publikasikan selanjutnya,” kata Romi. 

(tribunbatam.id/Alfandi Simamora/Ardana Nasution)

Penulis: Alfandi Simamora
Editor: Dewi Haryati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved