BATAM TERKINI

UPDATE Tender Pengembangan Bandara Hang Nadim Batam, 7 Perusahaan Konsorsium Dikumpulkan

7 perusahaan konsorsium yang tertarik mengembangkan Bandara Hang Nadim Batam dikumpulkan. BP Batam menyampaikan beberapa hal.

UPDATE Tender Pengembangan Bandara Hang Nadim Batam, 7 Perusahaan Konsorsium Dikumpulkan
tribunbatam.id/argianto
suasana keramaian di Bandara Hang Nadim Batam. BP Batam membuka tender pengembangan Bandara Hang Nadim Batam dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). 
 
TRIBUNBATAM.id, BATAMBadan Pengusahaan (BP) Batam menyampaikan penjelasan mengenai addendum RFP (request for proposal) dan perjanjian proyek Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) Bandara Hang Nadim di Gedung Marketing Center BP Batam.
Kegiatan tersebut dihadiri sebanyak 7 konsorsium yang terdiri dari Konsorsium PT Nusantara Infrastruktur Tbk. – Zurich International Airport – PT Pembangunan Perumahan (PP) (Persero) Tbk – Mitsui & Co, PT Angkasa Pura I (Persero), Vinci Airports, Konsorsium PT Angkasa Pura II (Persero) – PT Adhi Karya (Persero) Tbk – Egis Project S.A. – Engie South East Asia Pte Ltd (Konsorsium Batam), ADP International, Incheon International Airport Corporation, AviAlliance GmbH, Konsorsium GMR Infrastructure Limited – PT Waskita Karya (Persero) Tbk – PT Cardig Aero Services Tbk, dan Konsorsium Delta Bekal – Bina Puri.
Dalam kegiatan itu, Ketua Panitia Pengadaan Fesly Abadi Paranoan menyampaikan perubahan-perubahan secara rinci pada RFP dan perjanjian serta perubahan jadwal pada proses pengadaan proyek KPBU Bandara Hang Nadim.

 
 
 
 
Ia menjelaskan, kegiatan ini merupakan rangkaian acara dari proses tender pengelolaan Bandara Hang Nadim. Saat ini sudah sampai ke tahapan Aanwijzing Tahap 2, yang sebelumnya sudah berlangsung Aanwijzing, Question and Answer (QnA).

Panitia Pengadaan mencoba mengakomodir masukan-masukan para peserta tender terhadap rancangan RFP dokumen dan dokumen rancangan perjanjian. 
“Setelah memberikan masukan-masukannya, beberapa di antaranya setelah kita review itu bisa kita akomodir,” kata Fesly sebagaimana rilis yang diterima Tribun, Kamis (16/1/2020).
 

Fesly juga menjelaskan dalam kegiatan ini Panitia menjelaskan lagi dan mempertegas mana yang sudah diakomodir dan mana yang bisa disesuaikan, khususnya masalah jadwal.
Terkait dengan konsorsium, Panitia masih memberikan waktu kepada yang hadir untuk membentuk konsorsium-konsorsium lagi jika ada perubahan.
“Selanjutnya, kita masih memberikan kesempatan lagi kepada mereka jika setelah kegiatan ini masih ada yang ingin disampaikan dan diusulkan. Nantinya bisa kita pertimbangkan dan direviw, jika memungkinkan untuk diakomodir lagi di rancangan proposal dan rancangan kerja samanya. Berikutnya kita akan undang kembali untuk aanwijzing tahap berikutnya,” ujar Fesly.
Diperkirakan jadwal penetapan akan berlangsung pada bulan April 2020 dengan proses penandatanganan bulan Juni 2020.
Rangkaian kegiatan tersebut dilanjutkan dengan pemaparan terkait addendum penjaminan pada RFP yang disampaikan oleh SVP Underwriting Penjaminan I, Susetyo Kuncahyono dan diakhiri dengan sesi diskusi dan tanya jawab. (*/tribunbatam.id/roma uly sianturi)
Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Dewi Haryati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved