Breaking News:

Viral di Medsos Curhatan Istri Pendaki Tewas, Ponsel Korban Hilang Lalu Tiba-tiba Menyala

Setelah beberapa waktu, pihak keluarga mengungkapkan sejumlah kecurigaan atas meninggalnya kedua korban.

Editor: Aminudin
ISTIMEWA
Curhatan istri pendaki 

Sedangkan adik aku dipulangkan pada tgl 5 dan lngsung dimakamkan dikampung halaman. Karena dibutuhkan waktu yang lama dari pagar alam menuju daerah asal aku, keluarga yang berada dilokasi kejadian tergesa gesa pulang untuk mengikuti prosesi pemakaman.

Karena hal ini bukti pembayaran dari rumah sakit belum kami dapatkan karena keluarga harus pulang pada dini hari dari kota pagar alam.

Dari bukti yang kami dapatin dari proses pencarian ada kejanggalan yang aneh. Kejanggalan itu ada dari banyaknya barang yang hilang dan beberapa belas luka yang mencurigakan. Keluarga pun menindak lanjutkan kasus ini dan mencari bukti lainnya. Kami menceritakan semua proses pencarian kepada keluarga yang bertugas dipolres muara bungo tepat kami tinggal.

Ia merasa bnyak kejanggalan terhadap kasus ini. Ia pun berimisitif untuk melacak hp adik aku.

Dalam proses penglacakan salah satu teman adik aku mengabari bahwa ia sempat melihat pesan wa yang sempat ia kirim ke adik aku tanggal 21 oktober terkirim dan masuk ke hp adik aku pada tanggal 9 november.

Sedangkan posisi tanggal 9 november adik dan suami aku sudah dimakamkan.Keesokan harinya hp adik aku terlacak di sekitaran kabupaten lahat dan mama langsung berangkat ke pagar alam untuk membuat laporan bahwa kehilangan barang2 adik dan suami aku yang dibawa mendaki gunung dempo.

Dari hasil lacakan hp adik aku kami mengetahui ada nomor yang mengaktifkan hp adik aku. Nomor itu terdaftar dengan nomor kk dari keluarga imisial rl. Mama mengirim data tersebut kepada pihak polisi daerah pagar alam.

Pihak pagar alam meminta mama untuk pulang dan menunggu kabar selanjutnya dari pihak pagar alam saja. dan mereka meninjak lanjutkan dengan memanggil rl untuk dimintai keterangan dan kesaksian.

Dari kesaksian tersebut rl mengatakan bahwa hp itu ia beli dan dibawa anaknya ke kota j. Tapi di hari yang sama kerabat yang bertugas dipolres bungo melacak kembali hp tersebut dan mendapatkan bahwa hp tersebut masih berada didaerah yang sama hanya saja posisinya berpindah sedikit dari posisi awal. Dalam tenggang waktu beberapa hari kami memdapatkan kabar dari pihak polisi pagar alam bahwa mereka mengambil kesimpulan bahwa hp yang dibeli oleh rl bukan hp adik aku karena rl mengatakan lagi bahwa nomor yg terdaftar di hp adik aku yang terlacak itu sudah aktif 2 tahun yang lalu.

Sampai dimana pihak polisi pagar alam tetap melakukan prngembangan kasus tanpa ada sedikit pun perkembangan sampai saat ini.
hari ini, setelah 3 bulan kabar terakhir dari
kalian, 71 hari setelah kalian pulang dalam dekapan tuhan.

kepergian kalian menjadi teka teki bagi kami. teka teki tanpa petunjuk. teka teki tanpa alur. saat kami mencari cara untuk menemukan jawaban, orang2 yang dianggap sangat menolong datang mengulur tangan untuk ikut menebak teka teki ini. tapi dipersimpangan jalan menuju jawaban, orang yang dianggap sangat membantu seolah mundur tanpa bicara. lari menjauh pergi menghilang. seakan tidak kuat atau menutup mata dan telinga agar semua ini seakan telah selesai dan sampai pada jalan buntu. apakah sesulit itu prosedur untuk mengungkap teka teki ini? kehilangan dua sosok pemimpin tanpa ada kepastian yang kami dapatkan. sudah ada jelas nyatanya kejanggalan yang ada dalam teka teki ini. kepada siapa lagi kami mengadu dan meminta pertolongan. kami hanya rakyat yang meminta keadilan dan kepastian hak kami.".

Artikel ini telah tayang di Tribunsumsel.com dengan judul Viral Curhatan Istri Pendaki Dempo yang Tewas, Ponsel Korban Hilang dan Tiba-tiba Menyala

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved