DKPP Berhentikan Wahyu Setiawan,Mardani Ali Sera: Presiden Harusnya Mudah Keluarkan Surat Pengganti

Anggota Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera menilai, lagkah DKPP memberhentikan Wahyu Setiawan dari KPU mempermudah Presiden keluarkan surat pengganti.

DKPP Berhentikan Wahyu Setiawan,Mardani Ali Sera: Presiden Harusnya Mudah Keluarkan Surat Pengganti
Tribunnews.com
Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKS, Mardani Ali Sera mengapresiasi langkah cepat DKPP terkait kode etik Wahyu Setiawan. Putusan DKPP ini menurutnya memudahkan Presiden untuk mengeluarkan pemberitahuan untuk pengganti Wahyu Setiawan di KPU RI. 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Putusan sidang kode etik yang dilakukan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) tehadap Wahyu Setiawan mendapat tanggapan dari anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PKS, Mardani Ali Sera.

Keputusan DKPP yang memberhentikan dengan tetap Wahyu Setiawan dari jabatan komisioner KPU Republik Indonesia, memudahkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mengeluarkan surat pemberhentian dan pengangkatan penggantinya. 

"Kami mengapresiasi langkah cepat DKPP. Karena sudah ada daftarnya maka tinggal menentukan saja (penggantinya)," ucap Mardani Ali Sera saat ditemui Tribunnews.com di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (17/1/2020).

Wahyu Setiawan dinilai terbukti melanggar sumpah jabatan dan kode etik penyelenggara Pemilu.

Berdasarkan aturan, pengganti Wahyu Setiawan adalah berdasarkan peringkat terbanyak perolehan suara pada pemilihan anggota KPU RI tahun 2017 silam.

Kala itu, I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi berada di posisi ke-8 dengan perolehan 21 suara. Suara I Made berada persis di bawah Arief Budiman yang kumpulkan 30 suara.

Karena itu menurutnya, Presiden Jokowi tinggal menentukan saja pengganti Wahyu Setiawan untuk menjadi Komisioner KPU.

"Catatan saya untuk pengganti Mas Wahyu adalah jaga kepercayaan ini dengan kokoh. Ingat ratusan juta pemilih yakin kredibilitas pemilu ada di tangan komisioner KPU," ucapnya.

Sidang Wahyu Setiawan 

Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) memutus memberhentikan tetap Wahyu Setiawan dari jabatan Komisioner KPU RI karena terbukti melanggar sumpah jabatan dan kode etik penyelenggara Pemilu.

Hal ini disampaikan dalam sidang agenda pembacaan putusan perkara Nomor 01-PKE-DKPP/I/2020 ini digelar di ruang sidang DKPP, lantai 5, Jalan MH Thamrin Nomor 14, Jakarta Pusat pada Kamis (16/1/2020) siang.

Halaman
1234
Editor: Septyan Mulia Rohman
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved