Jokowi Komentari Penanganan Banjir 'Mau Normalisasi atau Naturalisasi, Sungai Harus Dilebarkan'

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan pentingnya kerja sama yang baik antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah dalam penanganan banjir.

Jokowi Komentari Penanganan Banjir 'Mau Normalisasi atau Naturalisasi, Sungai Harus Dilebarkan'
Biro Pers Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo meninjau Waduk Pluit Jakarta Utara 

TRIBUNBATAM.id - Presiden Jokowi melakukan penangan banjir di Jakarta.

Menurut Jokowi, Salah satu penanganannya yakni dengan cara melebarkan waduk.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan pentingnya kerja sama yang baik antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah dalam penanganan banjir.

Sosok Ponari si Dukun Cilik dari Jombang Kembali Tenar, Pinang Pujaan Hati

Cinta Terlarang Guru Renang Dengan Ibu Siswanya, Lakukan Hubungan Ranjang Berkali-kali

Wanita Ini Nekat Meracun Suaminya Agar Bisa Mendapatkan Harta Warisan, Dihukum 25 Tahun Penjara

Menurut Jokowi, pemerintah pusat saat ini sedang menangani persoalan di hulu dengan menyelesaikan dua bendungan Sukamahi dan Cimahi, serta melakukan rehabilitasi hutan.

"Di Jakarta ada 14 sungai, Pasanggarahan, Buaran, Sunter, dan lain-lain, Semuanya perlu dilebarkan. Semuanya mesti satu visi sekarang," kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (17/1/2020).

Menurut Jokowi, masterplan penanganan banjir untuk Jakarta sudah ada dan tidak perlu lagi memunculkan ide-ide baru.

"Masterplan sudah ada, sungai semua dilebarkan. Harus dilabarkan, teknisnya mau normalisasi atau naturalisasi silakan, tapi dilebarkan, semua sungai itu yang tengah," ujar Jokowi.

Sementara pada bagian hilir, kata Jokowi, perlu memperbanyak waduk-waduk dan pompa pembuangan untuk menghadapi banjir rob.

"Pembagian tanya Kementerian PUPR, pembangunan bertahap tapi harus segera dilakukan, dulu dibangun Banjir Kanal Barat, Kanal Timur, normalisasi Ciliwung, Pasanggrahan, silakan yang penting segera dikerjakan di lapangan," kata Jokowi.

Penanganan Banjir.

Komisaris Utama Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) enggan menjawab ketika ditanya apa masukan untuk banjir di Jakarta.

Halaman
1234
Editor: Eko Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved