AREMA FC

Dulu Dilempari Botol di Markas Arema FC saat Jadi Pelatih Persib, Ini Kata Mario Gomez

Mario Gomez yang saat ini menjadi pelatih Arema FC ternyata punya pengalaman buruk saat bertandang ke markas Arema FC

Dulu Dilempari Botol di Markas Arema FC saat Jadi Pelatih Persib, Ini Kata Mario Gomez
instagram/aremaofficial
Pelatih Asal Argentina Mario Gomez Resmi Menjadi Pelatih Arema FC 

TRIBUNBATAM.id, MALANG - Mario Gomez yang saat ini menjadi pelatih Arema FC ternyata punya pengalaman buruk saat bertandang ke markas Arema FC, Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, pada 15 April 2018 lalu.

Saat itu, Gomez yang berstatus pelatih Persib Bandung menjadi korban pelemparan botol dari atas tribune oleh suporter Singo Edan.

Akibat insiden tersebut, Gomez terluka di pelipis kanan sehingga harus mendapatkan perawatan medis.

Kejadian tersebut menjadi salah satu insiden yang paling dikecam sepanjang musim 2018.

Menanggapi kejadian tersebut, Gomez mengakui sudah memaafkan, bahkan dia sudah lupa pernah menjadi korban pelemparan dari oknum suporter.

Gomez menyadari hal tersebut adalah bagian risiko sebagai pelatih sepak bola.

Bursa Transfer Arema FC 2020 - Rekrut Oh In Kyun hingga Incar Bomber Persib Ezechiel Ndouassel

Dia yakin pelakunya adalah salah satu oknum saja, jadi tidak ingin memukul rata.

"Saya sudah melupakannya. Itu adalah ulah salah satu oknum, itu hanya kesalahan satu orang," kata Gomez. Gomez meminta adanya pendidikan suporter sehingga pemain ke-12 lebih memahami nilai-nilai sportivitas saat pertandingan.

Dengan harapan, tidak ada pelatih-pelatih lain yang menjadi korban di masa yang akan datang.

"Saya berharap adanya pendidikan suporter sehingga oknum tersebut bisa lebih mengerti situasi, tidak hanya ketika ada saya, tetapi juga kepada pelatih-pelatih lainnya," katanya.

Selain itu, edukasi suporter juga secara tidak langsung berdampak pada pemain-pemain muda. Karena itu, sikap anarkis dalam sepak bola sebisa mungkin harus dihindari.

"Edukasi suporter sangatlah penting, kejadian-kejadian seperti itu tidak baik untuk pemain muda," katanya.

Bersama asisten pelatih Charis Yulianto, Singgih Pitono, Kuncoro, pelatih kiper Felipe Americo, dan pelatih fisik Marcos Gonzalez, Gomez akan bahu-membahu mengarungi kompetisi musim 2020 membawa Arema FC lebih baik dari tahun sebelumnya. (*)

*Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kini Latih Arema, Mario Gomez Tanggapi Pelemparan Botol di Kanjuruhan"

Editor: Tri Indaryani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved