BATAM TERKINI

Keroyok Sopir Taksi Online Hingga Masuk Rumah Sakit, Pria di Batam Diamankan Polisi

AMH, satu dari tiga pelaku pengeroyokan sopir taksi online di Batam diamankan polisi Sabtu (18/1/2020).

Keroyok Sopir Taksi Online Hingga Masuk Rumah Sakit, Pria di Batam Diamankan Polisi
TRIBUNBATAM.ID/ISTIMEWA
AMH satu dari tiga pelaku pengeroyokan sopir taksi online di Batam diamankan polisi Sabtu (18/1/2020) 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Konflik antara sopir taksi konvensional dan taksi online di Kota Batam seperti tidak ada habisnya.

Pihak terkait juga sampai saat ini dinilai tidak bertindak tegas terhadap permasalahan tersebut.

Beberapa waktu lalu, kembali terjadi keributan antara sopir taksi online dan taksi konvensional di daerah Batam Center, Kota Batam.





Dari keributan itu, seorang sopir taksi online menjadi korban pemukulan sampai mesti diopname di RS Graha Hermine Batu Aji Kota Batam.

Tim Opsnal Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Kepri, Opsnal Polresta Barelang dan Polsek Batam Kota bergerak cepat atas laporan warga.

Mereka mengamankan seorang pelaku pengeroyokan terhadap seorang sopir taksi online pada Sabtu (18/1/2020).

Tak Pernah Jera, Taksi Konvensional dan Taksi Online di Batam Ribut Lagi, Kejadian di Batam Center

Konflik Titik Jemput Taksi Online Belum Rampung, DPRD Batam Minta KPPU Dilibatkan

Dirreskrimum Polda Kepri Kombes Pol Arie Dharmanto menyampaikan, tindak pidana pengeroyokan ini terjadi pada Rabu (15/1/2020) di depan Mega Mall Kota Batam.

Hal itu berdasarkan Laporan Polisi no : LP-B / 47 / I / 2020 / SPKT-Resta Barelang, tanggal 15 Januari 2020 dengan korban berinisial BR.

Arie menjelaskan, kejadian pengeroyokan berawal saat korban dihubungi oleh temannya dan mengatakan ia dihadang oleh sopir taksi konvensional di pintu keluar parkir Mega Mall Kota Batam.

"Korban datang bermaksud memisahkan namun para pelaku yang berjumlah tiga orang itu melakukan pemukulan terhadap korban dibagan bibir, hidung dan perut sehingga harus opname dan dirawat di Graha Hermine Batu Aji Kota Batam," ujar Arie.

Arie mengatakan, menindaklanjuti kejadian tersebut Tim Opsnal melakukan pencarian terhadap pelaku dan setelah dilakukan pencarian, tim berhasil mengamankan satu dari tiga pelaku yang teridentifikasi.

Pelaku yang berhasil diamankan berinisial AMH dan terhadap dua orang pelaku lainnya masih dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Halaman
1234
Penulis: Alamudin Hamapu
Editor: Dewi Haryati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved