Senin, 13 April 2026

ADVERTORIAL

Miris Lihat Angkot di Batam, Ini Solusi Rian Ernest Untuk Transportasi Publik

Tak perlu jauh bicara soal konsep Batam menjadi kota cerdas, hal kecil saja seperti masalah transportasi publik masih jauh dari kata aman dan nyaman.

TRIBUNBATAM.ID/ISTIMEWA
Bakal calon Walikota Batam 2020 jalur independen, Rian Ernest 

Miris Lihat Angkot di Batam, Ini Solusi Rian Ernest Untuk Transportasi Publik

TRIBUNBATAM.id - Siapa sih yang tidak kenal kota Batam? Batam terkenal dengan banyak keistimewaannya, seperti letak wilayahnya yang strategis karena berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia, dikenal sebagai kota Industri, serta sebagai salah satu kota yang paling banyak dikunjungi wisatawan asing.

Tapi tampaknya Batam masih belum mampu memanfaatkan keistimewaan tersebut untuk menjadi sebuah kota yang maju.

Sudah lama kita mendengar bahwa Batam digadang-gadangkan menjadi wilayah smart city, intelligence island, dan konsep ciamik lainnya. 

Namun, tak perlu jauh bicara soal konsep Batam menjadi kota cerdas, hal kecil saja seperti masalah transportasi publik masih jauh dari kata aman, nyaman dan dapat diandalkan. 

Bahkan tak jarang kita sering mendengar kabar tentang konflik antar pengemudi transportasi publik di Batam.

Berbicara soal permasalahan transportasi publik, Rian Ernest selaku bakal calon wali kota Batam 2020 jalur independen, menyebut bahwa transportasi publik harus mengikuti perkembangan zaman. 

Rian ingin agar informasi transportasi publik bisa diakses melalui smartphone warga dan turis. Menurutnya, sebagai kota industri, transportasi publik di Batam harus ramah dengan pendatang, pekerja, serta turis.

“Saya miris melihat angkot dengan kondisi yang tidak sejalan dengan standar kota besar. Harus diremajakan. Bila duduk bersama, saya siap membantu berikan insentif pajak atau subsidi agar pelaku usaha transportasi membenahi kualitas dan standar layanan,” ujarnya, Sabtu (18/1/2020). 

“Jangan sampai pekerja kita yang sudah lelah bekerja dua shift operator harus tambah lelah lagi pulang dengan transportasi tak nyaman dan bersih,” lanjut Rian.

Selaku bakal calon wali kota Batam, mantan staf ahli hukum Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama ini juga mengaku siap untuk menaikkan kelas Trans Batam.

"Saya ingin Bus low deck  agar lansia tak perlu repot dan teman-teman difabel dimudahkan. Saya akan puas bila turis dari Singapura mau naik Trans Batam. Artinya kualitas Trans Batam sudah prima,” ungkap Rian.

“Akan saya sediakan juga kartu khusus pekerja agar bisa naik transportasi umum dengan harga khusus. Untuk menekan kebutuhan hidup di Batam, di tengah keadaan ekonomi yang mencekik sekarang,” lanjutnya.

Lulusan program pendidikan magister Public Administration di Lee Kuan Yew School of Public Policy, ini juga menyinggung soal permasalahan taksi online dan taksi konvensional di Batam.

Menurut Rian, sudah jelas bahwa keputusan penyelesaian permasalahan ini ada pada Wali Kota Batam. Salah total bila wali kota Batam buang badan ke Gubernur. Apabila terpilih menjadi wali kota Batam, masalah ini akan menjadi prioritas utamanya.

“Opsi saya cuma satu, taksi konvensional dan taksi online harus bisa berdampingan mencari penumpang dengan prinsip saling menguntungkan ekonomi masyarakat. Bukan hanya menguntungkan supir saja,” tutup Rian memberi solusi. (adv)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved