ANAMBAS TERKINI

VIRAL! Guru di Anambas Bully Siswi Pakai Kata-kata Kasar Hingga Tak Mau Masuk Sekolah

Baru-baru ini Kepulauan Anambas digegerkan dengan perlakuan tidak wajar seorang guru sebuah sekolah di Kepulauan Anambas pada siswinya.

FREEPIK.COM
Ilustrasi 

VIRAL! Guru di Anambas Bully Siswi Pakai Kata-kata Kasar Hingga Tak Mau Masuk Sekolah

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - Baru-baru ini Kepulauan Anambas digegerkan dengan perlakuan tidak wajar seorang guru sebuah sekolah di Kepulauan Anambas pada siswinya.

Dari informasi yang TRIBUNBATAM.id peroleh, Sabtu (18/1/2020) kejadian tersebut sudah termasuk bullying guru terhadap siswinya.

Mengenai kronologisnya, saat itu jam pulang sekolah, para siswa dan siswi di Kepulauan Anambas biasanya menggunakan transportasi laut untuk menyebrangi suatu tempat ke tempat lainnya.

Saat di atas kapal kayu yang berukuran cukup besar, guru tersebut tiba-tiba meneriaki siswinya dengan kata kasar dengan sebutan wanita tidak benar (l*nt*).

Atas kejadian ini membuat siswi tersebut merasa terpukul.

Di tempat kejadian para penumpang kapal laut yang berisikan pelajar semua juga ramai yang mendengar teriakan guru tersebut.

ULAR Piton Sepanjang 4 Meter Terlilit Tali Jaring di Sebuah Kawasan Wisata Anambas

Hal itu langsung membuat korban merasa terpukul dan menangis, sesampainya di pelabuhan korban langsung pulang dengan berboncengan bersama temannya.

Sesampai di rumah korban langsung mengadu kepada orangtuanya atas kejadian yang ia alami.

Orangtua korban seketika tidak terima dengan tindakan guru tersebut, ia tidak habis pikir kenapa guru itu bisa memanggil anaknya dengan kata kasar yang tidak seharusnya ia ucapkan.

"Di atas Roro anak saya duduk berboncengan di atas sepeda motor dengan temannya. Motor itu punya anak saya, yang bawa teman laki-laki satu sekolah dan dekat tempat tinggal. Saat bercerita tersebut, gurunya yang juga ada di kapal roro tersebut langsung meneriaki anak saya," kata Ibu korban.

Ia mengatakan anak saya seperti l*nt*, begitulah ibu korban menceritakan kronologisnya.

Akibatnya, korban tidak mau masuk sekolah akibat bully yang ia terima dari gurunya. Sebab ia merasa malu dan tertekan secara psikis. (Tribunbatam.id/Rahma Tika)

Penulis: Rahma Tika
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved