Lutfi Pembawa Bendera yang Viral Mengaku Dapat Siksaan, Bagaimana Tanggapan Polisi?

Lutfi Alfiandi, diketahui adalah pemuda yang membawa bendera saat ikuti aksi demo pada akhir September 2019 lalu.

KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG
Foto pelajar melakukan Aksi Tolak RKUHP di Belakang Gedung DPR/MPR, Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (25/9/2019). Pemuda itu belakangan diketahui bernama Lutfi Afiandi 

Lutfi Pembawa Bendera yang Viral Mengaku Dapat Siksaan, Bagaimana Tanggapan Polisi?

TRIBUNBATAM.id- Sidang lanjutan atas kasus kerusuhan demo tolak RUU KUHP Dengan Terdakwa Lutfi Alfiandi terus bergulir.

Lutfi Alfiandi, diketahui adalah pemuda yang membawa bendera saat ikuti aksi demo pada akhir September 2019 lalu.

Ia dihadirkan dalam sidang lanjutan yang digelar pada Selasa (20/1/2020) lalu dengan agenda pemeriksaan terdakwa.

Luthfi Alfiandi mencium ibunya sebelum jalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (12/12/2019)
Luthfi Alfiandi mencium ibunya sebelum jalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (12/12/2019) (Wartakotalive/Joko Supriyanto)

Lutfi membeberkan beberapa pengakuan yang mengejutkan publik.

Penyiksaan itu terjadi saat ia dibawa ke Polres Jakarta Barat untuk dimintai keterangan.

Pengakuan Mengejutkan Lutfi Pembawa Bendera Saat Demo, Dijepit dan Disetrum Oleh Oknum Penyidik

Saat itu, dirinya terus menerus diminta untuk mengaku melempar batu ke arah polisi.

Lutfi mengaku tertekan atas siksaan dari polisi, akhirnya ia menyatakan apa yang tidak dilakukannya.

"Karena saya saat itu tertekan makanya saya bilang akhirnya saya lempar batu."

"Saat itu kuping saya dijepit, disetrum, disuruh jongkok juga," kata Lutfi, dikutip dari Warta Kota.

Halaman
123
Editor: Anne Maria
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved