Polda Metro Jaya Ringkus 6 Tersangka, Pekerjakan Anak di Bawah Umur di Lokalisasi Gang Royal Jakarta

Polda Metro Jaya meringkus 6 tersangka di lokalisasi Gang Royal, Jalan Rawa Bebek, Kelurahan Penjaringan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.

Polda Metro Jaya Ringkus 6 Tersangka, Pekerjakan Anak di Bawah Umur di Lokalisasi Gang Royal Jakarta
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Kawasan lokalisasi di Gang Royal di Rawa Bebek, RT 02/RW 13 Kelurahan Penjaringan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara diberi garis polisi, Rabu (22/1/2020). 

TRIBUNNATAM.id, JAKARTA - Polda Metro Jaya meringkus 6 tersangka di lokalisasi Gang Royal, Jalan Rawa Bebek, Kelurahan Penjaringan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. 

Mereka ditangkap karena diduga mempekerjakan 10 anak perempuan sebagai pekerja seks komersil. 

Dilansir Wartakotalive, 10 anak perempuan ini dijual antara Rp 750 ribu hingga Rp 1,5 juta kepada tersangka.

Selanjutnya, para korban dipaksa untuk melayani nafsu pria hidung belang hingga 10 orang dalam sehari.

Enam tersangka masing-masing berinisial R alias Mami Atun, A alias Mami Tuti, D alias Febi, TW, A serta E.

Mami Atun diketahui sebagai pemilik cafe bersama dengan Mami Tuti yang merupakan mucikari.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Undang-Undang RI Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak Jo Pasal 296 KUHP dan Pasal 506 KUHP. 

Keberadaan kafe yang berada di lokalisasi Gang Royal, Jalan Rawa Bebek, Kelurahan Penjaringan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara diketahui tidak memiliki izin.

Camat Penjaringan Depika Romadi mengatakan puluhan kafe tersebut sudah beroperasi di lokalisasi Gang Royal. Hanya saja hingga saat ini tempat hiburan itu tidak memiliki izin. 

“Lokalisasi seperti itu sudah lama dan sudah beberapa kali operasi di situ, karena kafe-kafenya tidak berizin,” kata Depika, Rabu (22/1/2020) seperti dikutip Tribunnews.com.

“Sudah beberapa kali operasi seperti tahun lalu operasi pekat dan menjaring banyak para pekerja seks komersial di situ dan udah dilakukan pembinaan di panti sosial,” kata Depika.

Halaman
1234
Editor: Septyan Mulia Rohman
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved