ANAMBAS HARI INI

Sensus Penduduk 2020, BPS Anambas Terapkan 2 Metode Himpun Data dari Penduduk

Selain metode Sensus Penduduk Online (SPO), penerapan Sensus Penduduk Wawancara (SPW) bakal diterapkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Anambas.

Sensus Penduduk 2020, BPS Anambas Terapkan 2 Metode Himpun Data dari Penduduk
tribunbatam.id/Rahmatika
Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kepulauan Anambas di Jalan Soekarno Hatta, Desa Tarempa Selatan, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepri, Kamis (23/1/2020). 
TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - Dua metode akan digunakan dalam sensus penduduk 2020.
Selain metode Sensus Penduduk Online (SPO), penerapan Sensus Penduduk Wawancara (SPW) bakal diterapkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kepulauan Anambas. 
Kepala BPS Kepulauan Anambas Donny Cahyo Wibowo mengatakan, metode SPO nantinya akan dilakukan secara mandiri oleh penduduk melalui link sensus.bps.go.id
Masyarakat tinggal memasukkan Nomor Induk Kartu /KTP (NIK) dan Nomor Kartu Keluarga (KK). Setelah itu dilanjutkan dengan mengisi keterangan anggota keluarga.
Sistem tersebut akan diberlakukan mulai tanggal 15 Februari sampai 31 Maret 2020.
"Lebih lanjut nanti kami akan sosialisasi dengan masyarakat, untuk pemberitahuan sudah kita informasi juga melalui spanduk dan pemasangan baliho di beberapa tempat," kata Kepala BPS Kepulauan Anambas Donny, kepasa wartawan pada Kamis (23/1/2020).
Donny juga menyebutkan bahwa sensus penduduk akan dilakukan pada Juli 2020. 
"Nanti petugas akan datang ke rumah penduduk kemudian melakukan wawancara kepada warga yang datanya tidak masuk dalam SPO, itu dinamakan SPO tidak lengkap, yakni belum mengisi data seluruh anggota keluarga. Nah untuk SPO yang udah lengkap kita tidak datangi rumahnya," ungkap Donny.
Mengingat akses di kepulauan Anambas adalah wilayah perairan. Donny mengatakan akan merekrut beberapa petugas untuk melakukan sensus penduduk 2020.
"Kami akan rekrut petugas juga. Kami prioritaskan yang domisilinya di pulau tempat ia tinggal, agar memudahkan dalam sensus data penduduk," ucapnya.
Targetkan 30 Persen Partisipasi Masyarakat

Tidak hanya di Kabupaten Kepulauan Anambas. Pelaksanaan sensus penduduk juga menjadi perhatian Badan Pusat Statistik (BPS) di seluruh Indonesia, termasuk di Batam.

Kepala BPS Kota Batam, Rahyudin mengatakan sensus penduduk yang dilaksanakan untuk periode Februari hingga Maret 2020 mendatang akan menggunakan sistem online. 

“Kami akan gencarkan untuk masyarakat hinterland di Kota Batam khususnya bagi yang sudah memiliki infrastruktur jaringan internet,” ujarnya, Senin (28/10/2019). 

“Hadirnya sensus penduduk online ini kita juga sasarkan kepada para warga yang punya jam kerja serta memiliki privacy yang tinggi,” ucapnya.

Selama ini, kendala yang dihadapi para petugas sensus diantaranya yaitu sulitnya menemui warga karena tak berada di tempat atau banyak warga yang enggan memberikan datanya kepada para petugas sensus. 

 18 Foto Aktor Hollywood di Film Pertamanya, Lucu dan Menggemaskan

 Siswa SMAN 4 Jakarta Ini Bisa Tirukan Suara Presiden Jokowi dengan Sempurna

 Rahyudin mengatakan dengan hadirnya sensus secara online tersebut, masyarakat lebih mudah untuk mendata dirinya. 

Hanya berbekal menggunakan alat komunikasi seperti handphone, nantinya masyarakat bisa dengan mudah melakukan sensus sehingga lebih meminimalisir anggaran bagi tenaga pendata. 

Perkembangannya, dalam proses menuju sensus online di tahun mendatang Rahyudin mengatakan pihaknya sudah memulai proses sosialisasi.

“Saat ini proses sosialisasi sudah kami lakukan melalui instansi serta media. Di November mendatang kami akan sosialisasi melalui baliho, berbagai event, serta sosialisasi secara langsung ke camag maupun kelurahan untuk memberikan edukasi di tingkat RT maupun RW tentang cara mengisi sensus online,” jelasnya. 

Dalam sensus penduduk online mendatang, Rahyudin mengatakan akan memakai sistem sms blast yang berisikan kode akses untuk melanjutkan proses pengisian data di laman yang telah disediakan oleh BPS. 

Meskipun nantinya masyarakat mengisi data diri secara individu, namun Rahyudin mengatakan petugas pengawas akan tetap melakukan pengawasan apabila terdapat kekurangan atau kesalahan dalam menginput data. (Tribunbatam.id/Rahma Tika/Nabella Hastin Pinakesti

Penulis: Rahma Tika
Editor: Septyan Mulia Rohman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved