Breaking News:

HEADLINE TRIBUN BATAM

20 Juta Orang Dikarantina, Jumlah Korban Virus Corona Meningkat, Singapura Umumkan 2 Pasien Baru

Virus corona terus mewabah dan semakin mengkhawatirkan pemerintah China, bahkan global. Dan 20 juta orang kini dikarantina untuk mencegah penyebaran.

wahyu indri yatno
halaman 01 TB 

20 Juta Orang Dikarantina, Jumlah Korban Virus Corona Meningkat Tajam, Singapura Umumkan 2 Pasien Baru

TRIBUNBATAM.id, BEIJING - Virus corona terus mewabah dan semakin mengkhawatirkan pemerintah China, bahkan global.

Hanya dalam dua hari, jumlah korban tewas meningkat tajam dari 16 orang menjadi 26 orang, Jumat (24/1/2020).

Begitu juga jumlah penderita naik dua kali lipat dari 440 menjadi 830 pasien yang menderita pneumonia berat akibat virus tersebut.

Provinsi Hubei adalah penyumbang terbesar wabah ini, sehingga pemerintah memutuskan mengkarantina penduduk di Kota Wuhan dan beberapa kota sekitarnya.

Wuhan, yang berpenduduk 12 juta orang saat ini diisolir dan tidak satu orang pun warganya boleh keluar dari wilayah itu dengan alasan apapun.

Hal ini mengingat mobilisasi penduduk China menjelang Imlek sangat tinggi karena ada satu miliar penduduk yang mudik ke kampung halaman masing-masing atau berwisata ke tempat lain.

Serbuan Virus Corona Meluas, 10 Negara Ini Konfirmasi Telah Tertular, Ada 41 Orang Tewas

Komisi Kesehatan Nasional China mengatakan pihak berwenang juga memeriksa secara serius 1.072 kasus dan menaikkan wabah ini ke level yang paling tinggi, yakni level 1, menurut China Daily.

Jalan-jalan dan pusat perbelanjaan di Wuhan, pusat industri dan transportasi utama langsung sepi setelah pemerintah meminta penduduk yang tidak terjangkit untuk meninggalkan kota itu.

Angka ini sangat mengejutkan, sehingga Badan Kesehatan Dunia (WHO) mulai berpikir untuk menerapkan darurat kesehatan global. Pasalnya, temuan baru juga mulai bermunculan di banyak negara.

Halaman
1234
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved