IMLEK 2020

Lestarikan Budaya Leluhur, Imlek di Batam Dimeriahkan Petikan Ku Cheng dan Aksi Lao Tse

Petikan dari alat musik Ku Cheng terdengar memeriahkan malam Tahun Baru Imlek di Kompleks Bumi Indah, Nagoya, Jumat (24/1/2020).

Lestarikan Budaya Leluhur, Imlek di Batam Dimeriahkan Petikan Ku Cheng dan Aksi Lao Tse
TRIBUNBATAM.ID/ARDANA NASUTION
Petikan dari alat musik Ku Cheng terdengar memeriahkan malam Tahun Baru Imlek di Kompleks Bumi Indah, Nagoya, Jumat (24/1/2020). 

Lestarikan Budaya Leluhur, Imlek di Batam Dimeriahkan Petikan Ku Cheng dan Aksi Lao Tse

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Petikan dari alat musik Ku Cheng terdengar memeriahkan malam Tahun Baru Imlek di Kompleks Bumi Indah, Nagoya, Jumat (24/1/2020).

Lantunan dari alat musik Ku Cheng khas Tionghoa tampak dipadukan atraksi penulisan Kaligrafi huruf mandarin di atas panggung.

Seorang wanita terlihat memetik dawai alat musik yang mirip kecapi tersebut mengiringi penulis kaligrafi atau yang disebut Lao Tse itu memainkan kuasnya diatas kertas.

Perpaduan dua seni kebudayaan Tionghoa ini merupakan persembahan dari yayasan Prasna Harmoni Batam.

Informasi yang diberikan oleh pembawa acara yayasan Prasna Harmoni memang berfokus mengembangkan pendidikan moral, etika dan kebudayaan.

Pertunjukan Budaya Tionghoa gabungan Ku cheng dan Kaligrafi ini merupakan bagian dari pelestarian budaya Tionghoa yang mulai luntur.

Diawali Ledakan Petasan, Pesta Puncak Perayaan Imlek Batam Juga Tampilkan Tarian Melayu

Pembawa acara menambahkan bahwa sekarang sudah jarang orang keturunan Tionghoa yang masih bisa menuliskan tulisan Mandarin dengan pena bulu lagi.

Saat petikan dawai dari gadis berwajah oriental itu selesai memainkan Ku Cheng dan lao tse pun selesai menuliskan kaligrafinya.

Ternyata hasilnya merupakan huruf mandarin yang dibuat berurut dari atas ke bawah yang memuat gabungan tulisan yang memiliki pesan bermakna ini disebut Tui Lien.

Tui Lien yang langsung dibuat diatas panggung itu bertuliskan 'Kota Batam Mekar Indah Bagaikan Teratai di Atas Air'.

Bernada seperti penggambaran dan doa dari orang Tionghoa terhadap tanah yang didiami yaitu Kota Batam.

Acara penyambutan Imlek ini pun masih dilanjutkan dengan suguhan tari-tarian mulai dari tari kebudayaan Tionghoa maupun persembahan tarian dari berbagai kebudayaan Indonesia.

Acara pun akan ditutup dengan pesta kembang api yang bergitu meriah

Tampaknya momen ini menjadi hiburan tersendiri bagi berbagai kalangan masayarakat Kota Batam(tribunbatam.id/ardananasution)

Penulis: Ardana Nasution
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved