Breaking News:

Disdik Provinsi Kepri Bakal Buat Aturan Umum, Cegah Kasus Bully di Sekolah

Cegah kasus perundungan (bully) di sekolah, Disdik Provinsi Kepri bakal membuat aturan umum yang akan dipedomani oleh setiap murid dan guru.

TribunBatam.id/Endrakaputra
Pertemuan kasus perundungan (bully) yang dialami seorang pelajar siswi sekolah kejuruan di Anambas di ruang Komisi lV DPRD Kepri belum lama ini. Disdik Provinsi Kepri akan membuat aturan umum mencegah kasus perundungan kembali terjadi. 

Dali mengatakan, aturan yang akan dibuat sekaligus mencegah tidak ada lagi guru yang menasihati murid dengan cara yang tidak benar dan melanggar norma serta budaya.

"Sebaliknya juga kepada murid. Tidak juga melanggar aturan yang seharusnya dipatuhi setiap siswa," tegasnya.

Ia berharap, dengan aturan umum tersebut, bila guru maupun siswa melanggar, akan ada sanksi yang harus diterima, dan dijalani dalam aturan itu.

"Jadi pedomannya pada aturan itu. Kita tahu masing-masing sekolah punya aturan sendiri, biar seragam dibuat umum saja. Namun tidak menghilangkan ketegasan dalam disiplin berperilaku dan berturur bagi guru maupun siswanya," ujarnya kembali.

Aturan umum yang bakal dibuat Disdik Provinsi Kepri didukung Komisi lV DPRD Kepri. 

"Kami komisi lV mendukung agar segera dibuat aturan umum tersebut, jangan ada lagi oknum guru, maupun siswa yang berprilaku melanggar norma, dan budaya saat di sekolah. "Apalagi saat kejadian antara guru dan siswa di Anambas. Kita semua berharap, tidak ada lagi kasus seperti itu terjadi di Kepri," sebut Wakil Ketua Komisi lV DPRD Kepri Sirajudin Nur.

Orang Tua Siswi dan Guru Sepakat Mediasi

Kasus perundungan (bully) yang sempat viral di Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepri beberapa waktu menemui titik terang.

Orang tua siswi melakukan mediasi dengan oknum guru sebuah sekolah kejuruan di Desa Air Asuk, Kecamatan Siantan Tengah, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepri.

Selain didampingi oleh Kasatreskrim Polres Anambas, Iptu Julius Silain, proses mediasi itu turut disaksikan komisioner Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Kabupaten Kepulauan Anambas, Ronald Sianipar.

Halaman
1234
Penulis: Endra Kaputra
Editor: Septyan Mulia Rohman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved