Breaking News:

Disdik Provinsi Kepri Bakal Buat Aturan Umum, Cegah Kasus Bully di Sekolah

Cegah kasus perundungan (bully) di sekolah, Disdik Provinsi Kepri bakal membuat aturan umum yang akan dipedomani oleh setiap murid dan guru.

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Endrakaputra
Pertemuan kasus perundungan (bully) yang dialami seorang pelajar siswi sekolah kejuruan di Anambas di ruang Komisi lV DPRD Kepri belum lama ini. Disdik Provinsi Kepri akan membuat aturan umum mencegah kasus perundungan kembali terjadi. 

Kasus perundungan antara seorang siswi dengan oknum guru ini sebelumnya menjadi atensi DPRD Provinsi Kepri.

"Proses mediasinya dilakukan Sabtu (25/1) dari pukul 10.30 sampai pukul 11.30 WIB di ruang guru sekolah kejuruan tersebut," ucap Ketua KPPAD Ronald, Minggu (26/1/2020).

Ronald mengatakan, mediasi tersebut ditanda tangani secara tertulis oleh kedua belah pihak.

Keduanya menyampaikan permintaan maaf bahwa kejadian tersebut tidak mutlak.

"Ini sebagai bukti adanya kesadaran tanpa menonjolkan egois demi tercapainya mufakat," ucapnya.

Diketahui, siswi tersebut sudah kembali melanjutkan pendidikan di sebuah sekolah di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Jadi Perhatian DPRD Provinsi Kepri

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepri sebelumnya melakukan pertemuan dengan sejumlah pihak terkait siswi SMK Anambas yang merasa dibully hingga enggan bersekolah.

Usai penjelasan dari Kepala Sekolah SMKN 1 Anambas Tugiono, kini giliran siswi korban bully, Ar diberi kesempatan bicara oleh Wakil Ketua Komisi lV DPRD Kepri Sirajudin Nur.

Dalam pengakuannya, ia membantah pernyataan kepala sekolah atas dirinya berpegangan tangan, dan berbuat mesum saat berada di dalam kapal roro.

Dengan nada terbata-bata, siswi tersebut mengatakan, ketidakhadirannya ke sekolah dikarenakan sudah terlanjur malu atas gosip terhadap dirinya.

"Kenapa nggak mau saya sekolah, karena saya sudah malu. Satu sekolah tahunya saya melakukan mesum saat di roro itu, saya malu pak, nama baik saya sudah tercemar," sebutnya masih dalam kondisi menangis.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved