Masih Numpang, Murid PAUD di Pulau Anambas Dijatah Dana Desa

Selama satu dekade terakhir, mereka hanya menumpang di Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) di Jemaja.

Masih Numpang,  Murid PAUD di Pulau Anambas Dijatah Dana Desa
TRIBUNBATAM.id/Endra Kaputra
Puluhan anak-anak TK dan Paud tampak sangat serius menggoreskan pensil berwarna ke sebuah kertas bergambar. Anak-anak ini tengah mengikuti lomba mewarnai yang diadakan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepri dalam peringatan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI), Rabu (26/6/2019). 

Masih Numpang , Murid PAUD di Pulau Anambas Dijatah Dana Desa

TRIBUNBATAM.id,ANAMBAS -  Inilah kabar gembira bagi  murid pra-sekolah formil, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Jemaja, ibu kota Kabupaten Anambas, Kepulauan Riau.

Sekitar 80-an murid pra sekolah ini di Desa Sunggak, Kecamatan Jemaja Barat, segera mendapatkan gedung permanen sekolah.

Selama satu dekade terakhir, mereka hanya menumpang di Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) di Jemaja.

Palmatak satu diantara pulau di Anambas. Kabupaten ini memiliki beberapa pulau yang berbatasan dengan negara tetangga.
Palmatak satu diantara pulau di Anambas. Kabupaten ini memiliki beberapa pulau yang berbatasan dengan negara tetangga. (tribunnewsbatam.com/ist)

Otoritas Desa Sunggak sudah mengalokasikan dana sekitar Rp400 juta, untuk membangun gedung Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di tahun 2020 ini. 

"Kalau nanti pembangunan PAUD sudah selesai, anak-anak usia dini bisa nyaman saat belajar dan tak perlu menumpang lagi," ujar Kepala Desa Sunggak Musmuliadi kepada wartawan, Senin (27/1/2020).

Pembangunan gedung PAUD ini menggunakan Dana Desa (DD) tahun anggaran 2020. Diketahui bahwa pembangunan PAUD tertunda selama dua tahun.

"Iya udah dua tertundanya, beberapa guru juga sudah sering nanya kalau lagi rapat kapan PAUD dibangun," jelasnya.

Pembangunan gedung PAUD ini diketahui mengucurkan dana anggaran DD sebesar Rp 400 juta. Gedung PAUD ini akan dibangun dengan tiga ruangan yaitu ruang belajar mengajar dua ruangan, dan satu ruangan lagi untuk majelis guru.

"Kalau nanti dari sarana dan prasarana belum memadai kita akan anggarkan lagi tahun 2021, dan juga kita rencananya mau bangun gedung posyandu juga," tuturnya.

Dikarenakan gedung posyandu yang sudah ada ini sangat memprihatinkan sekali. Sudah sewajarnya gedung posyandu juga dibangun lagi. Nanti sumber dana yang digunakan adalah Silpa ADD tahun 2019.(Tik)

 (Tribunbatam.id/Rahma Tika)

Penulis: Rahma Tika
Editor: thamzil thahir
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved