Diperiksa Hampir 3 Jam, Komisioner KPU Viryan Azis Akui Dicecar Seputar Harun Masiku oleh KPK

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Viryan Azis diperiksa hampir 3 jam lamanya di Gedung KPK, Selasa (28/1/2020).Ia dicecar seputar Harun Masiku.

Diperiksa Hampir 3 Jam, Komisioner KPU Viryan Azis Akui Dicecar Seputar Harun Masiku oleh KPK
Tribunnews.com/Ilham Rian Pratama
Komisioner KPU Viryan Azis usai diperiksa terkait kasus dugaan suap PAW anggota DPR terpilih 2019-2024 di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (28/1/2020) 

JAKARTA,TRIBUNBATAM.id - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Viryan Azis diperiksa selama hampir 3 jam lamanya di Gedung KPK, Selasa (28/1/2020).

Keluar dari Gedung KPK sekira pukul 13.05 WIB, Viryan Azis mengakui dicecar sejumlah pertanyaan oleh penyidik KPK seputar eks caleg PDIP Harun Masiku.

"Seputar PAW (pergantian antarwaktu), penggantian calon terpilih dari Riezky Aprilia dengan Harun Masiku," ucap Viryan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan seperti dikutip dari Tribunnews.com.

Dalam kasus dugaan suap PAW, Harun Masiku berupaya menggantikan Riezky Aprilia selaku anggota DPR dari PDIP melalui eks Komisioner KPU Wahyu Setiawan.

Viryan menegaskan, proses pergantian Riezky dengan Harun tak bisa dilakukan. Semua komisioner KPU sudah mengetahui aturan itu, termasuk Wahyu Setiawan.

"Kami sama-sama berpendapat tidak ada hal yang berbeda. Jadi semua anggota KPU RI berpendapat sama bahwa penggantian calon terpilih atau PAW tidak dapat dilaksanakan," tegasnya.

Viryan memastikan, penolakan Harun dalam proses PAW sesuai dengan aturan yang berlaku di UU Pemilu. Selain itu, ia juga menyebut Wahyu tak memperjuangkan Harun agar bisa menggantikan Riezky.

"Yang saya tahu (Wahyu) tidak (mengupayakan)," ujar Viryan.

Dalam kasus ini, KPK menjerat Komisioner KPU Wahyu Setiawan, mantan Anggota Bawaslu Agustiani Tio Fridelina yang juga orang kepercayaan Wahyu, kader PDIP Harun Masiku, dan Saeful Bahri sebagai tersangka.

Caleg dari PDIP Harun Masiku melakukan penyuapan agar Wahyu Setiawan bersedia memproses pergantian anggota DPR melalui mekanisme PAW.

Halaman
1234
Editor: Septyan Mulia Rohman
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved