VIRUS CORONA

Tangisan Pilu Ayah Lihat Anaknya di Ruang Obeservasi Virus Corona, Ingin Peluk Tapi Tidak Bisa

Seorang ayah hanya bisa meratap, menangi sambil melihat anaknya yang terindikasi virus corona.

Tangisan Pilu Ayah Lihat Anaknya di Ruang Obeservasi Virus Corona, Ingin Peluk Tapi Tidak Bisa
Tangkapan layar twitter @Huh_My_Rahhhhh
¬† Seorang pria menangis saat melihat anak balitanya dikarantina lantaran terinfeksi virus Corona¬† 

TRIBUNBATAM.id - Seorang ayah hanya bisa meratap, menangi sambil melihat anaknya yang terindikasi virus corona.

Bayi yang sedang lucu-lucunya itu menjulurkan tangan minta dipeluk sang ayah.

Pria tersebut menjadi salah satu dari sembilan juta warga yang terisolasi untuk meninggalkan kota kediamannya.

Dilansir dari World of Buzz, keadaan tersebut membuat anak balitanya menjadi korban virus corona, dan mengharusnkan anak balitanya dikirim ke karantina.

Pemandangan mengharukan tersebut terekam dalam tayangan video, dan sontak viral di sosial media.

Video viral tersebut dibagikan oleh @Huh_My_Rahhhhh, tampak sang ayah memperhatikan putranya dari balik jendela kaca, saat itulah sang putra berusaha meminta pelukan.

Pria tersebut pun langsung menangis, dan membelakangi anaknya.

Video yang telah mengumpulkan 53 ribu share, bahkan m engundang banyak komen mengahrukan dari para netizen.

Seorang netizen memberikan komentar bahwa dia rela mati bersama bayi itu jika dia adalah ayahnya.

Mengetahi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendeklarasikan Wuhan Coronavirus sebagai keadaan darurat global.

Halaman
1234
Editor: Agus Tri Harsanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved