Selasa, 21 April 2026

HUMAN INTEREST

Ayu Fadila Ulpa : Pembangunan Infrastruktur di Batam Makin Pesat

Sebagai wilayah yang berada di batas utara negeri bahari ini, Batam merupakan gerbang sekaligus wajah Indonesia yang pertama kali terlihat.

TRIBUNBATAM.id/ISTIMEWA
Ayu Fadila Ulpa 

Ayu Fadila Ulpa : Pembangunan Infrastruktur di Batam Makin Pesat

TRIBUNBATAM.id - Sebagai wilayah yang berada di batas utara negeri bahari ini, Batam merupakan gerbang sekaligus wajah Indonesia yang pertama kali terlihat di mata negara tetangga.

Seperti Singapura, Malaysia, Thailand, Kamboja, Vietnam dan Filipina.

Demikian hal ini diungkapkan oleh seorang Business Women di Batam, Ayu Fadila Ulpa.

Menurutnya, tak heran jika Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, memberi perhatian khusus dengan berkomitmen untuk terus membangun pulau-pulau.

Guna memperkuat daerah-daerah perbatasan seperti Kepri baik dari segi transportasi, ekonomi, pariwisata maupun pertahanan keamanan.

Ia melanjutkan Kepri dan wilayah-wilayah cross border lainnya merupakan beranda Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berhadapan langsung dengan negara-negara tetangga.

Karena itu, sejak 5 tahun terakhir, pemerintah memang terlihat sangat serius membangun wilayah-wilayah perbatasan dengan melakukan berbagai pembangunan infrastruktur seperti jalan raya, pelabuhan dan bandara.

Wali Kota Batam bersama jajarannya dari dinas perhubungan, kerap menyatakan bahwa pemerintah sangat berkomitmen untuk menyediakan fasilitas jalan raya yang baik, mulus dan lebar.

Sehingga dengan bagusnya sarana perhubungan ini akan berpengaruh kepada tingkat kunjungan wisatawan ke Batam.

"Batam merupakan kota yang nyaman. Kota kecil dengan segudang kegiatan dan pergerakan ekonomi yang sibuk karena Batam letaknya strategis," ujar Ayu, Minggu (2/2/2020).

Terlebih kini, lanjutnya, Batam dinyatakan sebagai Kota pariwisata.

Sehingga infrastruktur jalan raya terutama dari Bandar Udara Hang Nadim ke pusat kota dan dari pelabuhan-pelabuhan internasional Sekupang, Batam Center, Harbourbay, Waterfront Nongsapura ke berbagai wilayah lainnya di Batam harus dalam kondisi mulus dan bagus.

"Mengingat sektor-sektor industri manufaktur dan galangan kapal yang selama ini menjadi primadona di Batam mengalami kelesuan," ujar wanita yang doyan makan es krim ini.

Ayu menilai jika para wisatawan berkunjung ke Batam, mungkin akan terkesima dengan kondisi jalan-jalan di kota ini yang mulus dan lebar-lebar.

"Beberapa teman dari Jakarta yang berkunjung berkali-kali menyatakan ketakjubannya," katanya.

Perbaikan sarana transportasi baik darat, laut dan udara di Batam rupanya tidak sia-sia. Terbukti jumlah kunjungan wisman ke Batam.

"Berbicara soal Batam pastinya kota yang buat saya betah untuk tinggal," tuturnya. (Tribunbatam.id/Roma Uly Sianturi)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved