Breaking News:

VIRUS CORONA

Rapat Kerja dengan Komisi IX DPR, Kemenkes Identifikasi 19 Daerah di Indonesia Rawan Virus Corona

Daerah yang teridentifikasi rawan virus corona oleh Kemenkes ini, yang memiliki akses langsung dari dan menuju China baik lewat laut maupun udara.

Tribunnews.com/ Theresia Felisiani
Menteri Kesehatan Republik Indonesia, dr Terawan Agus Putranto. Dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI, Senin (3/2/2020), Kementerian Kesehatan mengidentifikasi 19 daerah di Indonesia yang rawan virus Corona. 

Kementerian Kesehatan melalui Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan menerbitkan surat kepada rumah sakit untuk mempersiapkan kembali ruang isolasi yang pernah digunakan menjadi rujukan virus flu burung.

Kepala subdirektorat Penyakit Infeksi Emerging Kementerian Kesehatan Hastuti Endang Budi Hastuti mengatakan, ada sekitar 100 rumah sakit yang pernah menjadi rujukan virus flu burung yang tersebar di seluruh Indonesia.

Dikutip dari Tribunnews.com, Endang mengatakan surat tersebut telah diedarkan sejak awal Januari 2020 menyusul merebaknya virus Corona di Wuhan, China dan sejumlah negara.

"Jadi sudah ada surat edaran dari Dirjen Pelayanan Kesehatanan untuk RS yang waktu itu disiapkan untuk rujukan flu burung untuk menyiapkan lagi ruang isolasinya.

Waktu itu ada 100 Rumah Sakit rujukan tersebar di seluruh Indonesia," kata Endang di Graha BNPB Jakarta Timur pada Jumat (31/1/2020).

Menurutnya, Indonesia siap dalam mengantisipasi virus Corona menyusul pengemuman World Health Organization yang menyatakan virus Corona sebagai Public Health Intertnational Concern.

Berdasarkan data yang dipaparkannya, saat ini total kasus virus Corona yang terkonfirmasi terdapat 7.818 kasus.

Data itu juga menyebutkan sebanyak 7.736 kasus di antaranya terjadi di China yang menyebabkan 170 kematian di China.

Sedangkan untuk kasus penyebaran tercatata sebanyak 82 kasus dilaporkan dari 18 negara yakni Jepang, Korea Selatan, Vietnam, Singapura, Australia, Malaysia, Thailand, Nepal, Amerika Serikat, Kanada, Perancis, Kamboja, Srilanka, Jerman, Uni Emirat Arab, Finlandia, Filipina, dan India.

"Kami di Kemenkes sudah persiapkan ini, sudah banyak dapat informasinya. Kami sudah pers release dan talk show. Indonesia siap hadapi masuknya ini, dengan adanya pengumuman WHO, maka perlu ditingkatkan lagi ada penambahan personil untuk pantau," kata Endang.

Halaman
1234
Editor: Septyan Mulia Rohman
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved