Breaking News:

Revitalisasi Pasar Potong Lembu Tanjungpinang Selesai, Masyarakat Jadi Lebih Nyaman Belanja di Pasar

Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Tanjungpinang merampungkan revitalisasi Pasar Potong Lembu.

TribunBatam.id/Istimewa
Wali kota dan Wakil Walikota Tanjungpinang, Syahrul dan Rahma berbincang bersama pedagang Pasar Potong Lembu yang selesai direvitalisasi, Sabtu (1/2/2020). 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Revitalisasi Pasar Potong Lembu di Tanjungpinang rampung.

Sejumlah pedagang pun sudah berjualan menempati lapak-lapak yang disediakan.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Tanjungpinang, Ahmad Yani menjelaskan, dua bangunan pasar Potong Lembu itu memiliki 96 unit kios dan 72 lapak atau meja untuk berjualan ikan dan sayuran.

"Saat ini pasar Potong Lembu kembali beraktivitas seperti biasanya. Pasar yang dikelola oleh BUMD ini diharapkan mampu menciptakan suasana pasar yang ideal, bersih dan nyaman bagi masyarakat Kota Tanjungpinang," katanya, Sabtu (1/2/2020).






Ia menyampaikan, jumlah kios dan pedagang yang direvitalisasi yakni Blok A luar sebanyak 37 kios, Blok A dalam sebanyak 24 kios, Blok B luar sebanyak 35 kios, Blok B meja ikan sebanyak 24 meja dan Blok B meja sayur sebanyak 48 meja.

"Semoga dengan diresmikannya pasar ini menjadi lebih nyaman untuk berbelanja dan menjadi tujuan bagi masyarakat Kota Tanjungpinang untuk melakukan aktifitas transaksi jual beli bahan pokok disini," ujarnya.

Enam Ranperda Usulan Pemerintah Disetujui 7 Fraksi DPRD Tanjungpinang, Syahrul Harap Segera Disahkan

Sikap Mahasiswa Natuna di Tanjungpinang Soal WNI dari Wuhan di Natuna, Kami Bersama Masyarakat

Direktur Utama PT Tanjungpinang Makmur Bersama, Fahmi menyebutkan, sinergitas dalam membangun dan merevitalisasi Pasar Potong Lembu diperlukan selama proses revitalisasi ini.

Ia berharap, adanya revitalisasi ini dapat memberikan semangat kepada para pedagang dan meningkatkan animo masyarakat untuk berbelanja di Pasar Potong Lembu.

"Semoga dengan adanya peningkatan kualitas sarana dan prasarana Pasar Potong Lembu ini dapat meningkatkan penambahan penghasilan bagi para pedagang dan menjadi pemacu animo masyarakat untuk berbelanja di sini," ungkapnya.

Wali kota Tanjungpinang Syahrul mengatakan, diresmikannya kembali pasar Potong Lembu ini diharapkan akan lebih memberikan kontribusi yang besar untuk PDRB Kota Tanjungpinang.

"Aktivitas perekonomian masyarakat sebagian besar ditopang oleh proses jual beli dan hal ini terjadi di pasar, pasar Potong Lembu ini merupakan pasar rakyat yang menjadi penyumbang pertumbuhan ekonomi di Kota Tanjungpinang, semoga dapat menambah pendapatan bagi daerah dan perekonomian di Kota Tanjungpinang semakin membaik," sebutnya.

Ia mengharapkan, kepada masyarakat untuk menjaga dan memelihara bersama agar tercipta suasana pasar yang ideal dan layak, bersih, tidak kumuh, nyaman, aman, rapi dan tidak sumpek, serta memiliki fasilitas yang mampu bersaing untuk menjadi tempat wisata belanja alternatif.

"Saya melihat kondisi saat ini di pasar Potong Lembu sangat bersih dan nyaman untuk berbelanja, meskipun masih berkesan tradisional kita harapkan pasar ini mampu bersaing dengan menyediakan berbagai kebutuhan pokok secara lengkap, dibandingkan berbelanja di supermarket atau mall sekalipun, mari kita kembali berbelanja di pasar tradisional agar terjadi perputaran ekonomi kerakyatan," sebutnya. (TribunBatam.id/Endrakaputra)

Editor: Dewi Haryati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved