PSK dan Mucikari di Padang Ditetapkan Sebagai Tersangka Prostitusi Online Oleh Polda Sumbar

Polda Sumbar akhirnya menetapkan mucikari dan PSK sebagai tersangka dalam kasus Prostitusi online di Kota padang.

PSK dan Mucikari di Padang Ditetapkan Sebagai Tersangka Prostitusi Online Oleh Polda Sumbar
Berita harian
Razia tempat hiburan malam di Selangor. Belasan PSK asing, termasuk dari Indonesia, ditangkap. 

PADANG, TRIBUNBATAM.id - Polda Sumbar akhirnya menetapkan mucikari dan PSK sebagai tersangka dalam kasus Prostitusi online di Kota padang.

Dalam hal ini, ternyata si PSK meminta Mucikari untuk mencarikan pelanggan kepada dirinya.

Polisi menetapkan status mereka setelah melakukan pemeriksaan dan meminta pendapat ahli.

WNI Positif Virus Corona, Menjadi Kasus ke-21 di Singapura, Harus Jalani Karantina

Tak Gunakan Masker, Pegawai Kantor Pemerintah Kabupaten Natuna Santai Tanggapi Virus Corona

Coba Selundupkan Narkotika di Lapas, Warga Binaan Simpan Narkotika dalam Kotak Teh dan Ayam KFC

Polisi menetapkan tersangka terhadap N (27), seorang Pekerja Seks Komersial ( PSK) dan AS seorang mucikari yang ditangkap di sebuah hotel di Padang, Sumatera Barat.

"Setelah kita dalami kasusnya ternyata N dan AS adalah pelaku. N bukan korban tapi pelaku yang dijerat dengan Undang-Undang Nomor 19 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik," kata Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Stefanus Satake Bayu Setianto kepada Kompas.com, Selasa (4/1/2020).

Menurut Stefanus, saat ini kasusnya ditangani  Subdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Sumbar.

Dikatakan Stefanus, penetapan tersangka terhadap keduanya berdasarkan hasil penyidikan N meminta AS untuk mencarikan pelanggan.

"Selain itu, PSK tersebut juga mengeksploitasi dirinya sendiri melalui aplikasi tersebut," jelas Stefanus.

Selain itu, penyidik juga telah memeriksa ahli ITE, ahli bahasa, ahli pidana.

"Saat ini, masih dalam tahap melengkapi berkas. PSK dan mucikari sudah ditahan. Harapan kita, dengan diterapkannya UU ITE ini, bisa memberantas prostitusi online di Kota Padang,” jelas Stefanus.

Sekadar diketahui, Subdit V Cyver Crime Direrktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumbar kembali mengamankan seorang pria mucikari bersama seorang perempuan yang diduga sebagai PSK saat bertransaksi pada Minggu (26/1/2020) di salah satu hotel berbintang.

Panit II unit V Cyber Ditreskrimsus Polda Sumbar, AKP Indra Sunedi yang memimpin penangkapan itu mengatakan, terungkapnya kasus dugaan prostitusi online tersebut berkat laporan anggota DPR RI Andre Rosiade.

"Pimpinan kami dihubungi oleh anggota DPR RI Andre Rosiade yang menyatakan bahwa di hotel ini terdapat prostitusi online. Setelah laporan dipastikan benar,  kita langsung melakukan penggerebekan di hotel tersebut,” kata Indra.

Selain mengamankan N dan AS, polisi juga menyita barang bukti uang Rp 750.000, satu alat kontrasepsi yang belum dipakai dan handphone pelaku.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Polisi Tetapkan Tersangka PSK dan Mucikari Prostitusi Online di Padang"

Editor: Eko Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved