Breaking News:

BULLYING DI BATAM

KPPAD Belum Terima Laporan Siswi SMAN di Batam Diduga Jadi Korban Bullying

KPPAD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) belum mendapat laporan adanya korban perundungan (bullying) yang diduga alami seorang siswi SMA Negeri di Batam.

akun pribadi facebook
Komisioner KPPAD Provinsi Kepri, Erry Syahrial belum menerima laporan siswi diduga korban bullying di Batam. 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) belum mendapat laporan adanya korban perundungan (bullying) yang diduga dialami seorang siswi SMA Negeri di  Batam.

"Belum ada laporan masuk," kata komisioner KPPAD Kepri, Erry Syahrial kepada TribunBatam.id saat dikonfirmasi, Rabu (5/2/2020).

Selama 2019 hingga awal Februari 2020, KPPAD Provinsi Kepri baru melakukan pendampingan satu kasus saja terkait perundungan.

Kasus tersebut terkait bullying yang dialami seorang pelajar siswi sekolah kejuruan di Anambas oleh oknum guru.

Erry menyebutkan, hampir tidak ada laporan kepada KPPAD Provinsi Kepri terkait kasus bullying korban anak di bawah umur.

"Kalau pun ada, dia tidak berdiri sendiri kasusnya, tapi tersangkut dengan kasus lainnya," ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Kepri, M Dali melalui Kasi Kesiswaan Adi Maji mengatakan, masih melakukan monitor terkait persoalan tersebut.

"Kami akan melihat juga, bagaimana pihak sekolah menyelesaikan persoalan ini. Tentunya dengan cara baik, dan mengedepankan sisi kemanusiaan," katanya.

Disdik Kepri pun belum mengetahui pasti duduk persoalan. "Tentunya harapan kita bersama, dapat diselesaikan segera," sebutnya.

Ia juga menyampaikan, bila adanya siswa-siswi merasa menjadi korban bullying, bisa melaporkan kepada guru BP atau pihak sekolah.

Halaman
1234
Penulis: Endra Kaputra
Editor: Septyan Mulia Rohman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved