TANJUNGPINANG TERKINI

Terdakwa Perampokan Bantah Buang Tas Isi Rp 55 Juta, Hakim Bingung dengan Keterangan Saksi Penangkap

Eduard P Sihaloho saat itu merasa bingung atas kesaksian penangkap. Kemudian menanyakan kepada terdakwa. Dan dibantah oleh terdakwa

Terdakwa Perampokan Bantah Buang Tas Isi Rp 55 Juta, Hakim Bingung dengan Keterangan Saksi Penangkap
TRIBUNBATAM.ID/ENDRA KAPUTRA
Suasana persidangan kasus perampokan nasabah dengan agenda mendengarkan keterangan korban, dan dua saksi penangkap dari Satreskrim Polres Tanjungpinang, Rabu (5/2/2020) sore di Pengadilan Negeri Tanjungpinang. 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Ada hal mengejutkan, saat persidangan perkara perampokan nasabah dengan agenda mendengarkan keterangan korban, dan dua saksi penangkap dari Satreskrim Polres Tanjungpinang di Pengadilan Negeri Tanjungpinang.

Untuk saksi penangkap yang hadir dalam persidangan, yakni Sukoi De Komar dan Ganjar, sementara korban bernama Antoni dan Acai.

Dalam persidangan tersebut, Ketua Majelis Hakim Ramauli Purba, serta didampingi oleh anggota Eduard P Sihaloho dan Corpioner. Sedangkan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Sri Ramadhani Lubis.

Saksi penangkap menyampaikan, saat terdakwa Rusdi ditangkap oleh rekannya Agus Widodo dan Alil. Terdakwa Rusdi melarikan diri, kabur sejauh 8 sampai 10 meter ke perumahan yang saat itu ramai warga melihat penangkapan itu di KM.16 Kota Tanjungpinang, Senin (11/11/2019) pukul 13.30 Wib lalu.







"Saat menangkap terdakwa Rusdi, terdakwa sudah membuang tas ransel yang berisikan uang. Dicari tas berisi uang Rp 55 juta tidak ditemukan lagi," ucapnya menyampaikan kesaksian saat persidangan, Rabu (5/2/2020) sore.

Majelis Hakim Anggota Eduard P Sihaloho saat itu merasa bingung atas kesaksian penangkap. Ia mengatakan, bila terdakwa Rusdi kabur dengan jarak 8 sampai 10 meter, dan dikejar polisi pasti masih kelihatan. Kenapa bisa hilang dan tidak ketemu tasnya.

"Yang saya anehnya, kok bisa hilang tas itu. Padahal bisa keliatan kalau dibuang tasnya," ujarnya kembali.

Komplotan Sering Beraksi di Bintan, Lanud Hang Nadim Batam Amankan Perampok

Lanud Hang Nadim & Satreskrim Polres Bintan Amankan Kawanan Perampok di Bandara Hang Nadim Batam

Ia pun langsung menanyakan kepada terdakwa Rusdi, apakah benar tas ransel yang ada pada terdakwa Rusdi dibuang saat itu.

Dengan sangat percaya diri, terdakwa Rusdi langsung membantah kesaksian saksi penangkap.

"Yang Mulia, tidak ada saya buang tas itu. Saat saya ditangkap tas itu ada. Ada dua polisi nangkap. Tas itu isinya Rp 55 juta," sebutnya membantah saksi penangkap Sukoi.

Halaman
123
Penulis: Endra Kaputra
Editor: Dewi Haryati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved