Pelaku Begal Payudara Menyerahkan Diri ke Polisi Karena Takut Diamuk Massa di Pasaman Barat

Polisi mengamankan barang bukti kapak menyusul RS (23) pelaku tindak begal payudara di Kabupaten Pasaman Barat, Provinsi Sumbar, Jumat (7/2/2020) puku

Pelaku Begal Payudara Menyerahkan Diri ke Polisi Karena Takut Diamuk Massa di Pasaman Barat
Tribunbatam.id/Argianto DA Nugroho
Tangan Pimpinan Begal di Batam 

PASAMAN, TRIBUNBATAM.id -  Pelaku begal payudara yang beraksi menggunakan kapak akhirnya Ditangkap Polisi.

Polisi mengamankan barang bukti kapak menyusul RS (23) pelaku tindak begal payudara di Kabupaten Pasaman Barat, Provinsi Sumbar, Jumat (7/2/2020) pukul 12.30 WIB, menyerahkan diri ke Kantor polsek setempat

Sebelumnya, RS terduga pelaku sempat dikejar polisi serta masyarakat hingga berhasil digelandang ke Polsek Pasaman.

Berawal Tudingan Santet, 2 Orang Sepakat Lakukan Sumpah Pocong, Ini yang Terjadi Setelahnya

VIRUS CORONA Ancam Pariwisata Batam, Pemilik Travel Putar Otak Bisnisnya Tetap Berjalan

Tidak Hanya Kompetesi, Askot PSSI Batam Lirik Bakat Pemain Muda di Liga Sepak Bola Batam

Kejadian bermula setelah banyak laporan dari warga kepada perangkat Nagari Giri Maju bahwa telah sering terjadi pelecehan seksual terhadap anak sekolah dan wanita muda.

Sejauh ini, korban incaran adalah mereka yang berjalan sendirian menggunakan sepeda motor di sepanjang Jalan Plasma III menuju Sidomulyo .

Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Satake Bayu mengatakan korban sempat melarikan diri dan dilakukan pencarian hingga kabur ke kebun sawit.

"Jadi ada petugas yang kenal dengan keluarganya. Jadi diminta korban untuk menyerahkan diri. Jadi dia tidak diapa-apakan," katanya, Jumat (7/2/2020).

Dijelaskannya bahwa RS diminta untuk menyerahkan diri guna menghindari terjadinya amukan masa.

Seperti dilansir TribunPadang.com, bahwa terduga pelaku berinisial RS (23) kini telah diamankan pihak Polsek Pasaman.

"Barang bukti yang diamankan sepeda motor dan kampak pemotong tandan sawit yang telah diamankan oleh Personil Polsek Pasaman," kata Kombes Pol Satake Bayu.

Disebutkannya, RS meninggalkan sepeda motor jenis skuter metik (Skutik) dan kapak pemotong tandan sawit tersebut saat pelaku melarikan diri.

Halaman
12
Editor: Eko Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved