Breaking News:

Bongkar Upaya ISIS Ingin Pindahkan Basis ke Indonesia, Ini Kemungkinan Terjadi!

Gonjang ganjing terkait isu eks ISIS yang akan dipulangkan ke Indonesia ramai dibahas belakangan ini.

Editor: Aminudin
PHOTO : AFP | Getty Image Jose | Jordan
Remaja putri itu diketahui baru berumur 18 tahun, dia diamankan polisi sebab dituduh merekrut perempuan lain untuk berjuang bersama ISIS di Suriah 

#Jenderal TNI (Purn) Bongkar Upaya ISIS Ingin Pindahkan Basis ke Indonesia, Ini Kemungkinan Terjadi!

TRIBUNBATAM.id - Gonjang ganjing  terkait isu eks  ISIS yang akan dipulangkan ke Indonesia ramai dibahas belakangan ini. 

Jenderal TNI Purnawirawan Ryamizard Ryacudu yang saat itu masih menjabat sebagai Menteri Pertahanan (Menhan) mengatakan, ada upaya kelompok radikal Negara Islam Irak dan Suriah ( ISIS) memindahkan basisnya di Asia Tenggara dari Marawi di Filipina ke Indonesia.

Hal itu diungkapkannya saat memberikan pernyataan kepada pers di Jakarta, Senin (14/5/2018) lalu.

Ia mengatakan, pemindahan itu sudah disiapkan dengan matang oleh para simpatisan  ISIS di Indonesia. Sebab pemindahan tersebut adalah perintah dari pimpinan  ISIS di Kabul, Afghanistan.

"Kenapa begini (saat aksi teror di Surabaya), kalian harus tahu di dalam perintah dari Kabul, mereka akan memindahkan Marawi ke sini," ujarnya.

Seperti di ketahui, pada akhir 2017 lalu, ribuan milisi  ISIS kabur ke Afghanistan setelah mendapatkan gempuran dari militer Suriah yang didukung Rusia.

Operasi Our Eyes

Ryamizard Ryacudu mengatakan, bahwa informasi yang dia dapat berasal dari kerja sama operasi enam negara dengan sandi Our Eyes.

Enam negara itu yakni Indonesia, Malaysia, Thailand, Brunei Darussalam, Filipina, dan Singapura.

Forum ini merupkan kerja sama untuk mengatasi ancaman terorisme dan radikalisme di kawasan Asia Tenggara melalui pertukaran informasi strategis.

Operasi Our Eyes mengadopsi strategi intelijen Amerika Serikat dengan negara barat lainnya yang melibatkan kerja sama pertahanan dan militer untuk menangani terorisme.

"Tujuannya sekarang adalah polisi dan tentara, itu perintah dari sana ( ISIS di Afganistan). Sekarang itu hebatnya Our Eyes harus memberikan informasi kepada saya. Ini gunanya," kata Ryamizard.

Atas Perintah  ISIS

Sementara itu, Tito Karnavian yang saat itu masih menjabat Kapolri menegaskan, aksi teror yang terjadi di Indonesia karena perintah dari  ISIS yang saat ini sedang terdesak.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved