Breaking News:

VIRUS CORONA

Kadinkes Karimun Tunggu Instruksi Pusat, Tetap Perketat Pengawasan di Pelabuhan terkait Virus Corona

Rachmadi mengatakan, sampai saat ini pihaknya masih menunggu instruksi dari Pemerintah Pusat soal penetapan status siaga virus corona

TRIBUNBATAM.ID/ELHADIF PUTRA
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun Rachmadi 

KARIMUN, TRIBUNBATAM.id - Dinas terkait akan kembali menggelar rapat koordinasi terkait pencegahan dan penanganan masuknya virus corona ke Kabupaten Karimun.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun, Rachmadi yang dikonfirmasi pasca resminya negara tetangga Singapura meningkatkan status kewaspadaan terhadap virus yang tengah merebak di Wuhan, Tiongkok.

"Singapura baru juga menetapkannya. Saya akan rapat dengan KKP untuk lebih waspada. Jangan ada yang lolos tanpa pemeriksaan," katanya, Minggu (9/2/2020).

Diketahui Negara Singapura secara resmi meningkatkan status kewaspadaan dari kuning ke oranye atau kewaspadaan tinggi pasca banyak ditemukannya suspect, pada Jumat (7/2/2020).







Seperti diketahui, hingga Sabtu (8/2/2020) ini Singapura telah menemukan 40 kasus corona, dimana empat diantaranya dikabarkan kritis.

Rachmadi mengatakan, sampai saat ini pihaknya masih menunggu instruksi dari Pemerintah Pusat. Dengan begitu belum ada Pemerintah Daerah Kabupaten Karimun menetapkan status siaga.

Syukuran Hari Pers Nasional di Karimun, Kapolres : Media Ikut Bantu Jaga Kondusifitas

Lagi, Pasien Diduga Terpapar Virus Corona Dirawat di RSUD Muhammad Sani Karimun

"Kita dalam menetapkan status siaga, secara protab harus menunggu petunjuk dari Kementerian Kesehatan. Namun, tentunya kita tetap siaga meski statusnya belum ditetapkan," kata Rachmadi.

Sejauh ini Pemerintah Daerah telah melakukan koordinasi terkait pencegahan Novel Corona Virus masuk ke Karimun bersama instansi vertikal lainnya.

Upaya yang dilakukan adalah dengan memperketat pengawasan di Pelabuhan Karimun, baik mendeteksi menggunakan thermo scanner atau cara lainnya.

"KKP melakukan pemantauan terhadap masyarakat yang turun dari kapal. Jika dicurigai maka akan observasi. Jika hasilnya dicurigai maka dilanjutkan dengan penanganan di RSUD," terang Rahmadi.

Kadinkes Belum Bisa Pastikan Kondisi Pasien

Halaman
1234
Penulis:
Editor: Dewi Haryati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved