BATAM TERKINI

Menpan RB Kecewa dengan Pelayanan Hotel Radisson Batam, Ini Tanggapan Pihak Hotel

Menteri PAN RB Tjahjo Kumolo menyampaikan keluhan pribadinya terhadap tempat kegiatan Sakip Awards 2019, yaitu Hotel Radisson, Batam

Editor: Dewi Haryati
TRIBUNBATAM.ID/ALAMUDIN HAMAPU
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Tjahjo Kumolo usai menghadiri kegiatan Sakip Awards pada Senin (10/2/2020) di Hotel Radisson Batam. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN RB) melakukan penyerahan rapor Hasil Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah provinsi/kabupaten/kota tahun 2019 di Hotel Radisson, Batam, pada Senin (10/2/2020).

Dalam sambutannya, Menteri PAN RB Tjahjo Kumolo menyampaikan keluhan pribadinya terhadap tempat kegiatan Sakip Awards 2019, yaitu Hotel Radisson, Batam.

Tjahjo Kumolo kecewa terhadap pelayanan hotel tersebut.

"Pribadi saya kecewa dengan hotel Radisson ini. Saya nginap semalam pelayanannya penipu, kulinernya bagus tapi pelayanannya menipu," ujarnya di depan tamu undangan Sakip Awards 2019 yang terdiri dari kepala daerah dan ASN.






Lebih lanjut, ia mengatakan dirinya sebagai menteri saja ditipu dengan pelayanan hotel tersebut apalagi masyarakat lain.

"Menteri saja ditipu apalagi yang lain. Bagaimana yang lain," ujarnya disambut riuh tepuk tangan dan sorak peserta yang hadir.

Respon Menpan RB Tjahjo Kumolo ASN Jadi Korban Banjir, Boleh Ajukan Cuti Alasan Penting

Menpan-RB Tjahjo Kumolo Ungkap 4 Masalah Berat yang Dihadapi ASN, Apa Itu?

Usai kegiatan, awak media yang hadir mencoba untuk mengkonfirmasi ulang pernyataan Menpan RB tersebut tentang pelayanan hotel yang dijadikan tempat Pelaksanaan Sakip Awards itu.

"Saya kira Batam sebagai daerah tujuan wisata, pemerintah baik dari level teratas sampai level terbawah harus melayani masyarakat dengan baik. Hotelnya familiar harus bisa melayani dengan baik dong," ujarnya.

Saat dikonfirmasi lebih lanjut terkait pelayanan Hotel Radisson yang dikeluhkan olehnya itu, Tjahjo berjanji akan mengeluarkan media statement terkait hal tersebut.

"Terkait dengan hotel Radisson nanti akan saya muat di media massa saja," ujarnya.

Sebelumnya, saat kegiatan pemerintah di ballroom Hotel Radisson Batam juga sempat terjadi keributan di luar dan di dalam ruangan kegiatan tersebut. Terjadi gesekan dan ketegangan antara tamu undangan yang hendak masuk ke dalam kegiatan tersebut dengan petugas keamanan.

Selain itu juga sempat terjadi ketegangan antara tamu yang sudah di dalam ruang kegiatan yang hendak ke toilet. Karena ketika keluar tidak diperbolehkan masuk lagi.

Setelah melalui debat yang cukup panas, akhirnya tamu tersebut diperbolehkan ke kamar mandi dan kembali memasuki ruangan kegiatan tersebut.

Jawaban Pihak Radisson

Terpisah, Director of sales Radisson, Suriyanti Panjaitan yang dikonfirmasi terkait keluhan Menpan RB Tjahjo Kumolo tersebut, merasa kaget dan kurang paham dengan komplain yang disampaikan.

"Perihal komplain dan penipuan yang dimaksud saya tidak paham. Karena kami juga tidak tahu maksudnya apa," ujarnya.

Suriyanti menjelaskan, bahwa semenjak Tjahjo Kumolo melakukan check in hingga chek out, Menpan RB itu tidak pernah menyampaikan komplain atas pelayanan hotelnya.

"Jadi kami tidak tahu apa yang dimaksud," jelasnya.

Suriyanti juga merasa terkejut saat dalam sambutannya, Tjahjo Kumolo menyampaikan keluhan atas pelayanan pihak hotel.

"Beliau menyampaikan statement itu kami terkejut dan tidak paham artinya apa," ujarnya.

Ia juga menceritakan hingga pulang, mantan Mendagri itu tidak menyampaikan komplain atas pelayanan seperti yang disampaikan dalam sambutannya sehingga semakin membingungkan pihaknya.

"Sampai kami bertanya ke protokolnya dan protokolnya pun tidak tahu apa masalahnya," ujarnya.

Suriyanti menyatakan, sampai saat ini pihaknya belum mendapatkan alasan yang pasti atas pernyataan Menpan RB tersebut.

Sementara itu, soal keributan yang sempat terjadi di pintu keluar masuk ballroom hotel, antara peserta dan petugas keamanan, Suriyanti mengatakan, bahwa yang melakukan pengamanan saat itu adalah pihak Kemenpan RB.

"Yang melakukan pengamanan bukan pihak sekuriti Radisson Hotel, tetapi dari pihak Kemenpan RB di pintu masuk," ujarnya saat dikonfirmasi.

Menurut Suriyanti, keamanan Radisson tidak ada yang mengenakan pakaian lengkap seperti yang berada di pintu masuk hotel waktu kegiatan itu. Diantaranya mengenakan jas.

"Sekuriti kami tidak ada yang berjas seperti di pintu masuk Ballroom Hotel Radisson tempat kegiatan," ujarnya.

Dari pantauan Tribun Batam di lokasi kegiatan, yang melakukan penjagaan di pintu masuk kegiatan saat itu memang mengenakan jas hitam dan mengenakan sebuah pin dengan lingkaran merah di pinggir pin dan warna silver di tengahnya. (tribunbatam.id/Alamudin Hamapu)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved