BATAM TERKINI

Hadiri Tabligh Akbar NU, Ini yang disampaikan Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad menghadiri tabligh akbar dalam rangka harlah NU ke-94 tingkat Kota Batam

Hadiri Tabligh Akbar NU, Ini yang disampaikan Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad
TRIBUNBATAM.ID/ROMA ULY SIANTURI
Wawako Batam, Amsakar Achmad 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Peran Nahdlatul Ulama (NU) bagi pembangunan Batam cukup besar. Karena spirit moral yang dibangun itu sejalan dengan ke Indonesiaan dan ke-Islaman, yakni tidak ada berbenturan.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad saat acara tabligh akbar dalam rangka harlah NU ke-94 tingkat Kota Batam, Selasa (11/2/2020) malam di halaman kantor PCNU Kota Batam, Batam Center, Batam, Kepri.

Selain itu lanjut Amsakar, tradisi dari NU itu sebagian komonitas bangsa ini memang berpedomannya adalah ke NU, sehingga tidak ada yang berbeda antara satu dengan yang lain.

"Bahkan para tokoh-tokoh NU sangat banyak yang berkontribusi bagi bangsa ini, yakni ada yang jadi pahlawan dan pejuang. Kedepan diharapkan NU ini lebih berkontribusi bangi bangsa ini," ucap Amsakar.






Sementara itu, Ketua PCNU Kota Batam H Khairul Saleh mengatakan bahwa NU harus dijaga dan menjadi pelangi di Kota Batam, indah dilihat dan menenangkan. Batam harus aman dan nyaman serta tentram.

"Oleh karenanya dengan harlah NU yang ke 94 itu para kader NU perlu menghayati. Sebab umur 94 tahun itu bagi ormas tidaklah sebentar, sudah banyak yang diperbuat oleh NU untuk negeri ini," ucap Khairul Saleh.

Menurutnya, NU mempunyai tempat tersendiri di negeri ini. Para ulama dan kiyai berpesan, kalau seandai Pancasila dan NKRI diobok-obok orang, maka NU lah yang paling bertanggungjawab. Sebab NKRI harga mati sudah diwariskan oleh para ulama dan pendiri NU.

Harga Gas 3 Kilo di Legenda Malaka Batam dan Sejumlah Tempat Meroket, Ini Kata Kadisperindag

Divonis 1,5 Tahun Penjara, Lahan Milik Kock Meng di Tanjung Piayu Laut Batam Terbengkalai

Oleh karena itu para pemimpin negeri ini harus sering duduk bersama ulama dan meminta petunjuk ulama, yakni kepada ulama yang pantas, bukan kepada orang-orang yang mengaku ulama.

"NU selalu memberikan saran kepada pemerintah, yakni bagaimana pemimpin negri ini menjadi seorang pemimpin yang rahmat untuk semesta alam," pungkasnya.

Acara tabligh harlah NU ke 94 tingkat Kota Batam sebagai penceramahnya adalah Gus Reza. Adapun tema tabligh akbar itu adalah meneguhkan kemandirian NU untuk perdamaian dunia. Dalam acara itu juga diadakan launching kotak koin muktamar.

(Tribunbatam.id/leo halawa)

Penulis: Leo Halawa
Editor: Dewi Haryati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved